Lebih lanjut, Sutatang menyampaikan bahwa KTNA Kabupaten Indramayu terus berupaya mendukung program swasembada pangan berkelanjutan yang dicanangkan oleh pemerintah. Menurutnya, sektor pertanian harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah, petani, maupun masyarakat, agar target ketahanan pangan tetap tercapai meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem.
“Cuaca memang menjadi salah satu kendala di lapangan. Namun kami berharap banjir ini tidak berlangsung lama dan air bisa segera surut. KTNA juga menargetkan pertengahan Februari seluruh lahan sudah kembali ditanami,” tuturnya. (oni)
