RADARCIREBON.ID – Pemerintah Thailand mulai meningkatkan pengawasan kedatangan, khususnya di bandara internasional untuk mencegah penyebaran Virus Nipah.
Virus yang ditularkan dari kelelawar tersebut, merebak di India dan dikhawatirkan bakal menyebar.
Seperti kondisi Pandemi Covid-19, otoritas Thailand melakukan pemeriksaan bagi turis. Terutama mereka yang datang dari Benggala Barat.
Baca Juga:Jenazah Tersangkut di Jembatan Sungai Suranenggala Cirebon, Ternyata Warga SetempatPresiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film Action
Tiba bandara yakni Svarnabhumi, Don Mueang dan Phuket memberlakukan kebijakan peningkatan pengawasan kedatangan orang dari luar negeri.
Berdasarkan keterangan Departemen Pengendalian Penyakit (DDC) Thailand pada Minggu (25/1), para pelancong yang tiba di bandara kini akan menjalani prosedur pemeriksaan yang mencakup pengecekan suhu dan asesmen di tempat, terutama bagi pelancong dengan tanda-tanda sakit.
Pelancong yang ditemukan mengalami demam tinggi atau gejala yang mengindikasikan infeksi Nipah akan dipindahkan ke fasilitas karantina untuk pemeriksaan lebih lanjut sesuai protokol yang telah ditetapkan.
Para pendatang dari Benggala Barat sementara itu juga akan diberikan Kartu Peringatan Kesehatan berisi gejala-gejala yang perlu diwaspadai serta langkah-langkah yang harus diambil apabila mengalami kondisi tersebut.
Gejala Nipah sendiri meliputi demam, sakit kepala parah, nyeri otot, sakit tenggorokan, batuk, kesulitan napas, mengantuk, kebingungan, dan kejang.
Penumpang yang mengalami gejala tersebut dalam waktu 21 hari setelah kedatangan disarankan pergi ke dokter dan memberi tahu riwayat perjalanan mereka serta tanggal dimulainya gejala.
Bagi yang merasa tidak sehat, dapat menghubungi hotline DDC di 1422 atau memindah kode QR pada kartu. Hotline beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 pagi sampai 20.00 malam.
Baca Juga:TransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans CirebonKDM Siap Jemput 45 Warga Jabar yang Terjebak Banjir Aceh
Selain kepada pelancong dari India, DDC juga mengeluarkan panduan perjalanan bagi warga Thailand yang berencana melakukan perjalanan ke India.
Para pelancong diimbau memantau laporan kesehatan resmi, menghindari kunjungan ke daerah wabah kecuali memang dibutuhkan, dan mengambil tindakan pencegahan seperti menghindari kontak dengan hewan yang diketahui membawa atau menularkan virus.
Pelancong juga diminta mencuci bersih buah-buahan sebelum dikonsumsi, serta mencuci tangan dengan sabun setelah memegang hewan, daging, atau bangkai, terutama kelelawar, babi, kuda, kambing, kucing, dan domba.
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul telah menyatakan tidak ada kasus Nipah yang terdeteksi di Negeri Gajah Putih sejauh ini.
