“Ini sebuah proyek yang besar karena ini akan melintasi banyak provinsi dan juga kabupaten kota. Kita pastikan rutenya, lahan dan lain sebagainya juga harus dihadirkan secara baik dan tidak ada masalah di kemudian hari,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa evaluasi Whoosh akan menjadi bahan pembelajaran penting. Pemerintah berupaya menyerap praktik terbaik yang terbukti efektif, sekaligus mengidentifikasi langkah-langkah yang seharusnya tidak diulang. Dengan pendekatan tersebut, AHY berharap setiap keputusan terkait pengembangan kereta cepat di Indonesia diambil berdasarkan kesiapan nyata dan perhitungan matang, bukan sekadar ambisi proyek besar. (dsw)
