100 Atlet Tinju Bertarung di Cirebon Flight Arena

cirebon fight arena
Sebanyak 100 atlet tinju dari berbagai sasana di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jakarta ambil bagian dalam event yang digelar di Cirebon Fight Arena. Foto: Dedi Haryadi - RADARCIREBON.ID
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Ajang tinju bergengsi Cirebon Fight Arena ke-3 kembali digelar di Kota Cirebon.

Sebanyak 100 atlet tinju dari berbagai sasana di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jakarta ambil bagian dalam event yang digelar di salah satu kafe di Jalan Sisingamangaraja, Sabtu, 31, Januari 2026.

Ratusan penonton memadati arena dan tampak antusias menyaksikan duel demi duel yang berlangsung sengit. Sorak sorai penonton mengiringi setiap pertandingan, menjadikan Cirebon Fight Arena sebagai magnet baru olahraga tinju di wilayah Ciayumajakuning.

Baca Juga:Jenazah Tersangkut di Jembatan Sungai Suranenggala Cirebon, Ternyata Warga SetempatPresiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film Action

Pada gelaran kali ini, panitia mempertandingkan 12 kelas pertandingan tinju, mulai dari kelas 54–57 kilogram, 60–63,5 kilogram, hingga sejumlah kelas lainnya, dengan menghadirkan atlet-atlet muda potensial yang siap menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Subagja sebagai Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Cirebon mengatakan bahwa Cirebon Fight Arena bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan wadah strategis untuk menjaring dan membina bibit atlet tinju berbakat agar bisa melangkah ke jenjang yang lebih profesional.

“Ini adalah Cirebon Fight Arena yang ketiga kami gelar. Tujuan utamanya mencari bibit-bibit atlet yang ke depan bisa kita promosikan ke level yang lebih tinggi dan profesional, demi mengarahkan generasi muda ke hal-hal yang positif,” katanya.

Sementara itu, Doni Tan, penyelenggara Cirebon Fight Arena menegaskan bahwa event ini juga menjadi sarana pembinaan karakter pemuda agar terhindar dari berbagai perilaku negatif seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba.

“MBK 3 ini merupakan bagian dari tahapan seleksi berkelanjutan. Insyaallah, pada bulan Juni 2026 nanti, atlet-atlet terbaik dari babak kualifikasi ini akan kami seleksi untuk menghadapi atlet dari luar negeri. Targetnya, Cirebon punya wakil di level internasional,”tegasnya.

Ia berharap hasil dari Babak Kualifikasi (BK) ketiga ini dapat melahirkan atlet unggulan yang mampu membawa nama Cirebon dan Indonesia ke kancah tinju internasional. (RDH)

0 Komentar