Desa Majakerta Jadi Lokus Mitigasi Risiko Kegagalan Teknologi

Desa Majakerta
FOKUS BENCANA: Pemerintah Desa Majakerta saat pembentukan FPRB. Desa Majakerta ditetapkan sebagai lokus penanganan bencana risiko kegagalan teknologi karena berada di wilayah ring satu Kilang Pertamina Balongan. Foto: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, ditetapkan sebagai lokasi khusus (lokus) mitigasi penanggulangan risiko kegagalan teknologi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu. Penetapan ini dilakukan karena Desa Majakerta berada di wilayah ring satu Kilang Pertamina RU VI Balongan dan dinilai sangat rentan terdampak bencana nonalam akibat kegagalan teknologi.

Sekretaris BPBD Kabupaten Indramayu, Sutrisno menjelaskan, berdasarkan hasil Kajian Risiko Bencana (KRB), karakteristik risiko di Desa Majakerta berbeda dengan desa-desa lain di Indramayu yang umumnya rawan bencana alam seperti banjir, cuaca ekstrem, kekeringan, dan banjir rob.

“Desa Majakerta merupakan wilayah penyangga kilang minyak Pertamina, sehingga memiliki potensi risiko yang berkaitan dengan aktivitas industri minyak dan gas. Oleh karena itu, fokus mitigasi diarahkan pada potensi kegagalan teknologi,” ujar Sutrisno.

Baca Juga:Ruang Fiskal Desa Terhimpit, Legislator Jabar Hadir Kawal Aspirasi WargaRTRW 2026-2046, Pemda Kuningan Tegaskan Komitmen Jaga Alam Ciremai

Ia menambahkan, penetapan tersebut juga didasarkan pada pengalaman kejadian di Kilang Balongan beberapa tahun lalu, yang menjadi pelajaran penting dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.

“Fokus pada mitigasi kegagalan teknologi ini merupakan hasil evaluasi dari kejadian sebelumnya di Kilang Balongan,” terangnya.

Sutrisno menegaskan, sebagai wilayah penyangga kilang minyak, masyarakat Desa Majakerta perlu dibekali pelatihan, informasi, serta edukasi secara intensif agar siap menghadapi potensi bencana akibat kegagalan teknologi. Atas dasar itu, Pemerintah Desa Majakerta bersama Pertamina RU VI Balongan dan Pemerintah Kabupaten Indramayu membentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Majakerta.

“Keberadaan FPRB akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam mempercepat penyampaian informasi dan penanganan ketika terjadi bencana di wilayah Majakerta,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Disaster Risk Management Human Initiative sekaligus fasilitator pembentukan FPRB Desa Majakerta, Deni Kurniawan, mengatakan bahwa berdasarkan analisis risiko bencana, Desa Majakerta tergolong rawan terhadap bencana alam maupun nonalam, termasuk kegagalan teknologi, karena lokasinya berada di ring satu Kilang Pertamina Balongan.

Menurut Deni, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama untuk meminimalkan dampak berbagai potensi bencana, mulai dari banjir, banjir rob, hingga risiko kegagalan teknologi di lingkungan kilang minyak.

0 Komentar