Dipenuhi Ranjau Lubang, Pengguna Jalan Pantura Indramayu Waswas

jalan pantura Indramayu
BERLUBANG DAN BERBAHAYA: Kondisi jalan pantura Indramayu dipenuhi lubang, Senin (2/2). Para pengendara merasa waswas jika melintasi jalan tersebut. Foto: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Indramayu dalam beberapa waktu terakhir, berdampak pada kondisi jalan. Khususnya di jalur pantura Indramayu. Di sepanjang ruas jalan nasional tersebut, lubang jalan terlihat di berbagai titik, dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Pantauan Radar Indramayu, Senin (2/2), lubang jalan di jalur pantura Indramayu tampak tersebar dengan ukuran dan kedalaman yang bervariasi. Kondisi ini berpotensi merusak kendaraan roda dua maupun roda empat. Bahkan, jika pengendara tidak waspada, lubang jalan tersebut dapat memicu kecelakaan lalu lintas.

“Seperti ranjau lubang jalan di pantura Indramayu. Sangat berbahaya, apalagi jika pengendara tidak fokus saat mengemudi, bisa langsung menghantam lubang,” ujar Jayadi (46), warga Jatibarang.

Baca Juga:Ruang Fiskal Desa Terhimpit, Legislator Jabar Hadir Kawal Aspirasi WargaRTRW 2026-2046, Pemda Kuningan Tegaskan Komitmen Jaga Alam Ciremai

Keberadaan lubang yang cukup dalam, dapat menyebabkan kendaraan oleng, dan berujung kecelakaan. Dampaknya, tidak hanya menimbulkan luka ringan, tetapi juga berpotensi menyebabkan cedera serius.

Jayadi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, agar selalu berhati-hati saat melintas di jalur pantura. Menurutnya, titik-titik lubang jalan sulit diprediksi, terutama bagi pengendara dari luar daerah.

“Kami yang warga sini saja kadang lupa di titik mana ada lubang, apakah di tengah atau di pinggir jalan. Pengendara harus sigap dan punya refleks yang baik agar bisa menghindari lubang,” katanya.

Hal senada disampaikan Muchlis (42), warga Jatibarang lainnya. Ia menilai lubang jalan di pantura layaknya ranjau darat bagi pengguna jalan, karena dapat menyebabkan kendaraan oleng hingga pengendara terjatuh.

“Kalau melintas pasti waswas. Pengendara harus ekstra hati-hati. Semoga ada langkah cepat dari instansi berwenang yang mengelola jalan nasional Pantura, agar tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” ujarnya. (oni)

0 Komentar