Lebih jauh, bupati menegaskan bahwa ikan dewa di Balong Girang bukan sekadar daya tarik wisata, melainkan simbol dan identitas masyarakat Kuningan yang memiliki nilai historis dan kultural tinggi.
“Ikan ini adalah simbol Kuningan, ikan yang tidak ditemukan di daerah lain. Saya sangat sedih dan menyesalkan kejadian ini. Insya Allah, langkah-langkah cepat akan segera kita lakukan agar kondisi ini bisa tertangani,” ungkapnya. (ags)
