Musancab PDIP Kuningan Baru Rampung di 28 Kecamatan

Nuzul Rachdy
MUSANCAB: Ketua DPC PDIP Kuningan Nuzul Rachdy mengatakan, masih ada empat PAC yang belum Musancab karena belum terpenuhinya syarat minimal calon pengurus inti atau KSB (Ketua, Sekretaris, dan Bendahara). Foto: Dok PDIP Kuningan
0 Komentar

KUNINGAN–Pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan hingga kini belum sepenuhnya rampung di seluruh kepengurusan tingkat kecamatan atau PAC.

Dari total 32 Pengurus Anak Cabang (PAC), Musancab baru berhasil dilaksanakan di 28 PAC, sedangkan empat PAC lainnya masih terkendala belum terpenuhinya jumlah calon pengurus.

Ketua DPC PDIP Kuningan Nuzul Rachdy menjelaskan, bahwa keterlambatan Musancab tersebut disebabkan belum terpenuhinya syarat minimal calon pengurus inti atau KSB (Ketua, Sekretaris, dan Bendahara) di sejumlah kecamatan.

Baca Juga:Ini Kronologi Insiden Petasan yang Menimpa Emil Audero, Presiden Inter Beppe Marotta MurkaIni Dia 3 Pemain Real Madrid yang Berpeluang Bersinar Akibat Cedera Jude Bellingham

“Musancab ini merupakan bagian dari tahapan konsolidasi organisasi partai setelah Kongres, Konferda hingga Konfercab. Untuk tingkat kabupaten, Konfercab Kuningan sudah menghasilkan kepengurusan DPC periode 2025–2030,” ujar Nuzul, Selasa (3/2).

Ia menuturkan, setelah Konfercab, partai langsung melanjutkan proses pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan melalui Musancab yang dilakukan secara selektif. Proses rekrutmen dimulai dari tahap penjaringan, dilanjutkan dengan tes tertulis hingga wawancara bagi para calon pengurus.

“Alhamdulillah, selama tiga hari pelaksanaan, kami sudah menyelesaikan Musancab di 28 kecamatan. Seluruh hasil tersebut juga telah mendapatkan rekomendasi dari DPD PDI Perjuangan Jawa Barat,” jelasnya.

Adapun empat kecamatan yang Musancab-nya belum dapat dilaksanakan yakni Cidahu, Cibingbin, Subang, dan Selajambe. Nuzul berharap proses di empat kecamatan tersebut dapat segera dituntaskan dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan dalam dua hari ke depan bisa selesai,” ucapnya optimistis.

Ia juga mengungkapkan bahwa komposisi kepengurusan PAC PDIP kali ini didominasi oleh wajah-wajah baru. Bahkan, sekitar 75 persen pengurus merupakan kader baru, sebagai bagian dari penyegaran organisasi.

“Untuk kecamatan yang belum bisa dilaksanakan Musancab, kendalanya karena tidak terpenuhi standar minimal calon. Dalam satu PAC harus ada minimal tiga orang calon ketua dan dua orang pendamping untuk sekretaris dan bendahara. Saat proses seleksi dan wawancara, jumlah calon tersebut belum terpenuhi,” pungkasnya. (ags)

0 Komentar