Kunjungi Kuningan, Wamendagri Akhmad Wiyagus Sambangi SPPG Kasturi

SPPG Kasturi
DAPUR MBG: Pengelola SPPG Kasturi, H Cecep Hendie menyambut kedatangan Wamendagri Akhmad Wiyagus dan rombongan Pemkab Kuningan, Jimat (62/2026). Foto: Agus Panther/ Radar Cirebon
0 Komentar

KUNINGAN–Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus memberikan apresiasi terhadap pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kasturi di Kabupaten Kuningan.

Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan langsung ke lokasi SPPG Kasturi, Jumat (6/2).

Kunjungan Wamendagri didampingi langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, serta Sekda Kuningan. Rombongan meninjau langsung proses pengelolaan dapur, kebersihan fasilitas, hingga kesiapan pelayanan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat.

Baca Juga:Dongkrak Minat Baca Warga, DPA Indramayu Luncurkan Layanan Jemput Bola hingga Referensi KelabuAjak Waspadai Penipuan Umrah

Dalam peninjauan tersebut, Wamendagri Akhmad Wiyagus mengaku terkesan dengan kondisi dan tata kelola SPPG Kasturi. Ia menilai SPPG ini dikelola secara profesional dan memenuhi standar yang diharapkan.

“Ini bagus, luar biasa. Bersih dan profesional. Pengelolaan SPPG seperti ini bisa dijadikan contoh bagi daerah lain,”ujar Wamendagri, Jumat (6/2).

Pengelola SPPG Kasturi, H Cecep Hendie menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Wamendagri beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kuningan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda yang telah mengarahkan kunjungan Pak Wamendagri ke SPPG Kasturi 2,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, SPPG Kasturi saat ini baru beroperasi sekitar tiga minggu, dengan jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 1.900 orang. Meski masih terbilang baru, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sesuai standar nasional.

“Mudah-mudahan dengan adanya kunjungan ini, pelayanan kami bisa semakin baik dan sesuai standar nasional. Program ini sangat penting untuk generasi penerus bangsa, baik bagi anak-anak sekolah maupun penerima manfaat lainnya,”jelasnya.

Ia juga menambahkan, bahwa masukan dari Wamendagri menjadi motivasi bagi pengelola SPPG untuk terus berbenah, termasuk dalam hal transparansi informasi kepada publik.

Baca Juga:Ambisi Tinggi Omar Marmoush Usai Borong Dua Gol ke Gawang Newcastle UnitedDKPP Indramayu Ajak Petani Gotong Royong Basmi Hama Tikus Lewat Gropyokan

“Salah satu catatan ke depan, kami harus lebih aktif di media sosial, memosting menu MBG setiap hari beserta kandungan gizinya,” katanya.

Menurutnya, kepuasan terbesar bagi pengelola SPPG adalah ketika makanan yang disajikan benar-benar diterima dengan baik oleh para penerima manfaat.

“Kepuasan kami itu ketika ompreng pulang dalam keadaan kosong. Artinya, menu yang kami sajikan diterima. Bahkan kami lakukan monitoring ke sekolah setiap hari agar menu benar-benar sesuai harapan penerima manfaat,” ujarnya.

0 Komentar