Ini Dia Sejarah Mauro Zijlstra Tinggalkan Eropa, Ternyata Ada Peran Rekan di Timnas Indonesia

DINANTI: Sorotan publik tertuju pada debut Mauro Zijlstra bersama Persija Jakarta. Publik menanti apakah inves
DINANTI: Sorotan publik tertuju pada debut Mauro Zijlstra bersama Persija Jakarta. Publik menanti apakah investasi Rp1,30 miliar ini akan berbuah manis di atas lapangan. -FOTO: PERSIJA.ID--
0 Komentar

Nuansa Timnas Indonesia di tubuh Persija pun semakin terasa. Sebelumnya, klub ibu kota telah lebih dulu diperkuat sejumlah pemain Merah Putih. Seperti Jordi Amat, Rizky Ridho, dan Shayne Pattynama.

Kombinasi para pemain timnas tersebut diyakini dapat meningkatkan chemistry tim, sekaligus mental bertanding.

Tak heran, ekspektasi suporter terhadap performa Persija di putaran kedua kompetisi pun kian meningkat.

Baca Juga:Resmi Nih! Persija Jakarta Datangkan Mauro Zijlstra, Bintang Timnas Indonesia Senilai Rp1,30 MiliarPengurus SMSI Dilantik, Ini Pesan Walikota Cirebon

Adaptasi Mauro Zijlstra bersama Persija Jakarta menjadi hal yang menarik untuk dinantikan. Jadwal pertandingan yang padat serta tekanan besar dari publik Jakarta akan menjadi tantangan awal bagi pemain muda naturalisasi tersebut.

Mauro Nils Zijlstra lahir di Zaandam, Belanda, pada 9 November 2004. Ia memiliki darah Indonesia dari sang nenek yang berasal dari Bandung, Jawa Barat, yang menjadi salah satu alasan kuat kedekatannya dengan Indonesia.

Sebelum resmi membela Timnas Indonesia, Mauro sempat mengantongi kewarganegaraan ganda Indonesia-Belanda. Proses naturalisasinya rampung pada 29 Agustus 2025 dan menjadi titik awal karier internasionalnya bersama Merah Putih.

Dengan postur 1,88 meter, Mauro dikenal sebagai penyerang tengah yang kuat dalam duel fisik. Selain berperan sebagai striker, ia juga mampu dimainkan sebagai gelandang serang dengan kaki kanan sebagai andalan.

Perjalanan sepak bolanya dimulai di akademi AZ Alkmaar, yang dikenal sebagai penghasil talenta muda Belanda. Ia kemudian melanjutkan pembinaan karier di AFC Amsterdam sejak 2019.

Bersama AFC Amsterdam, Mauro tampil hingga level U-21 meski belum sempat menembus tim senior. Namun, performanya di level usia muda tetap mencuri perhatian.

Pada 2022, ia bergabung dengan NEC Nijmegen U-21 dan menghabiskan dua musim untuk mengasah pengalaman kompetitif. Di klub tersebut, ketajamannya mulai terlihat lebih matang.

Baca Juga:GAWAT! Raphinha Absen di Perempat Final Copa del Rey, Barcelona Kehilangan Sosok PentingMenang Telak 3-0 atas Bologna, AC Milan Terus Bayangi Inter Milan di Serie A Italia

Kariernya mencapai titik balik saat bergabung dengan FC Volendam U-21 pada 2023. Di sana, Mauro tampil impresif dengan torehan 20 gol dan 7 assist dari 24 pertandingan.

Performa tersebut mengantarkannya promosi ke tim utama FC Volendam pada Januari 2025. Debut profesionalnya terjadi dalam laga liga melawan FC Eindhoven.

Tak hanya itu, Mauro turut berkontribusi dalam keberhasilan FC Volendam menjuarai Eerste Divisie musim 2024–2025, yang memastikan tiket promosi ke Eredivisie.

0 Komentar