I Made Wirawan Kembali Masuk Daftar Persib, Ini Alasan Sebenarnya di Balik Keputusan Tak Terduga Bojan Hodak

I Made Wirawan
I Made Wirawan Kembali Masuk Daftar Persib. foto:instagram persib
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Keputusan Persib Bandung mendaftarkan I Made Wirawan sebagai penjaga gawang keempat untuk lanjutan Super League 2025–2026 langsung memicu beragam reaksi dari Bobotoh. Pasalnya, nama I Made Wirawan sudah cukup lama tidak muncul dalam daftar pemain aktif setelah menyatakan pensiun pada akhir kompetisi Liga 1 musim 2022–2023.

Namun di balik langkah yang terkesan mengejutkan itu, pelatih Persib Bojan Hodak menegaskan ada kebutuhan teknis yang tidak bisa dihindari. Minimnya kiper berkualitas di bursa transfer paruh musim menjadi faktor utama yang mendorong manajemen dan tim pelatih mengambil opsi internal dengan mendaftarkan sosok berpengalaman seperti I Made Wirawan.

Bojan Hodak menyebut, penunjukan I Made Wirawan sebagai kiper keempat murni demi menjaga keseimbangan skuad hingga akhir musim. Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, mencari penjaga gawang dengan kualitas mumpuni di tengah kompetisi bukan perkara mudah, apalagi yang siap langsung beradaptasi dengan sistem permainan Persib.

Baca Juga:Sergio Castel Bicara Ambisi Besar di Persib: Datang untuk Ukir Sejarah dan Kejar Dua GelarPersib vs Ratchaburi di Depan Mata, Maung Bandung Wajib Waspadai Kebangkitan Wakil Thailand

Sebagai solusi, I Made Wirawan akan berperan sebagai pelapis dari tiga kiper lokal yang sudah lebih dulu menghuni skuad Maung Bandung, yakni Teja Paku Alam, Fitrah Maulana, dan Rhaka Syafaka. Pengalaman panjang Made di level tertinggi sepak bola nasional menjadi nilai tambah yang sulit ditandingi.

“Dia akan menjadi penjaga gawang keempat. Secara kondisi, dia masih cukup baik,” ujar Bojan Hodak, dikutip dari laman resmi Persib, Senin (9/2/2026).

Menariknya, dalam sisa musim Super League 2025–2026, I Made Wirawan tidak hanya berstatus sebagai pemain. Ia juga tetap menjalankan peran sebagai asisten pelatih kiper Persib, sehingga memiliki tanggung jawab ganda di dalam tim.

Meski begitu, Bojan Hodak berharap tiga kiper utama Persib tetap berada dalam kondisi prima hingga kompetisi berakhir. Kehadiran Made lebih difungsikan sebagai jaminan kedalaman skuad, sekaligus opsi darurat bila situasi tak terduga terjadi.

Hingga saat ini, Persib masih sangat bergantung pada Teja Paku Alam. Dari 20 pertandingan yang telah dilalui, kiper berdarah Minang itu tampil dalam 18 laga dan sukses mencatatkan 12 clean sheet, menjadikannya salah satu penjaga gawang paling konsisten di Super League musim ini.

0 Komentar