Tingkat Kepuasan MBG Capai 72 Persen, Deyang: Yang Kurang Diperbaiki

survei mbg
Tingkat kepuasan masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai 72 persen. Foto: Tangkapan Layar IPO - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai 72 persen. Bahkan di kalangan Gen Z, tingkat kepuasannya sudah mencapai 80 persen.

Data tersebut berdasarkan survei yang dilakukan oleh Indikator. Seperti yang diungkapkan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang.

Walau sudah sangat tinggi tingkat kepuasan masyarakat, perempuan yang akrab disapa Deyang ini mengakui jika program MBG masih belum sempurna. “Ada yang kurang akan terus kita perbaiki,” ujarnya.

Baca Juga:Masjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat KhutbahJenazah Tersangkut di Jembatan Sungai Suranenggala Cirebon, Ternyata Warga Setempat

Adanya survei dari Indikator tersebut, ungkap Deyang bisa menjadi acuan pembeda dengan yang ada di media sosial (medsos). Sebab, apa yang dibaca di media sosial tidak seperti yang dia temui di lapangan.

“Kadang kalau baca di medsos memang tidak seperti yang kita temui di darat. Tiada hari saya tidak turun ke lapangan bertemu masyarakat, Kepala Daerah, Mitra/Yayasan, KaSPPG, Pengawas Gizi, Pengawas Keuangan dll,” tegasnya.

Deyang melihat aroma berbeda di off line dan on line atau medsos. Bila di medsos penuh sumpah serapah , fitnah dan hoax, tidak demikian di darat.

“Saya selalu ditagih para kepala daerah. Karena mereka juga ditagih rakyatnya lantaran program MBG yang belum merata,” ujar komisaris Pertamina itu.

Deyang berharap program yang berangkat dari hati nurani Presiden Prabowo Subianto ini, akan banyak memberikan manfaat. Terutama bagi anak-anak Indonesia dan masyarakat bawah.

Karena menurutnya, dari program MBG bisa menggerakkan ekonomi Indonesia. Pada akhirnya MBG akan memberikan manfaat untuk seluruh rakyat karena bisa mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dia memberikan contoh dampak program MBG bagi masyarakat bawah. Misalnya dia senang ketika mendengar Bupati Magetan, Jawa Timur bercerita petani sayurnya sekarang memiliki kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon

Begitu juga, lanjut Deyang, Bupati Ngawi bercerita beras petani dari daerahnya yang cepat terserap. Bupati Madiun gembira karena rakyat yang menganggur bisa bekerja. Begitu pula Walikota Madiun yang rakyatnya bisa mengembangkan UMKM kue karena MBG.

Wartawan senior ini pun meminta dukungan semua pihak. Sebab, masih banyak yang bermain di media sosial untuk mencari monetasi dan menceritakan hal-hal yang salah atau hoax soal MBG.

0 Komentar