Prabowo Tekuk Mafia Minyak, Sinyal Indonesia Menuju Kemandirian Energi

prabowo mafia minyak
Langkah Presiden Prabowo Subianto menekuk mafia minyak, seharusnya mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi. Foto hanya ilustrasi. Foto: Oil Megazine - tangkapan layar - radarcirebon.id
0 Komentar

“Kemudian diolah di Refinery Umut IV Cilacap milik Pertamina. Babak baru Indonesia berhasil membawa pulang minyak mentah hasil eksplorasi di negeri orang,” sebutnya.

Selanjutnya, tambah Deyang, dari lapangan minyak di Algeria ini akan rutin diangkut ke Indonesia setiap 3 bulan sekali. Jumlahnya sebanyak 1,7 juta barel. Sebanyak 700 barel diolah di kilang RDMP Balikpapan dan yang 1 juta di Kilang unit IV Cilacap.

Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo, menurut penilaiannya, Pertamina menjadi perkasa. Setelah mengekplorasi minyak di Alzajair, Pertamina melalui PAEP, dalam waktu dekat akan membawa pulang minyak mentah hasil eksplorasi dari Angola dan Gabon.

Baca Juga:Masjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat KhutbahJenazah Tersangkut di Jembatan Sungai Suranenggala Cirebon, Ternyata Warga Setempat

Tak hanya itu, Pertamina juga mengakuisisi perusahaan eksporasi di Iraq, Malaysia, Kolombia, Perancis, Italia, Nugeria, Tanzania dan Venezuella.

Untuk yang di Malaysia, Iraq dan Algeria (Aljazair) langsung menggunakan bendera PAEP. Sedangkan untuk di luar negeri lainnya melalui kepemilikan saham 71,9 persen di perusahaan terbuka di Paris, Maurel and Prom.

“Indonesia yang sekian puluh tahun minyaknya habis disedot asing, kini mulai ngamuk melakukan investasi untuk ganti menyedot minyak bumi secara besar -besaran di luar negeri,” tandas Deyang lagi.

Deyang pun tak heran jika target pemerintahan Prabowo paling lambat tahun 2029 sudah bisa mandiri energi. Mulai tahun tersebut tidak impor BBM lagi. Itu prestasi sangat besar, setelah hampir 40 tahun terus-menerus menjadi impor minyak.

“Jadi pahamkah kalian, mengapa Presiden Prabowo terus digoyang mafia minyak, oligarki dan asing? Karena Prabowo akan membawa negara Indonesia menjadi raksasa ekonomi baru di kawasan Asia, bahkan dunia,” tambahnya.

0 Komentar