INDRAMAYU – Wakapolda Jabar, Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar bersama Wakil Gubernur Jawa Barat H Erwan Setiawan dan Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Indramayu di Kecamatan Lohbener, Jumat (13/2/2026).
Kunjungan kerja tersebut bertepatan dengan peresmian SPPG Polri secara nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui sambungan konferensi video (Zoom Meeting).
Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Indramayu serta para pejabat utama Polres Indramayu. Dalam kesempatan itu, dilakukan pula penyerahan bantuan sosial (bansos) secara simbolis kepada relawan SPPG, ibu hamil, dan anak sekolah.
Baca Juga:Jadwal Lengkap Uji Coba Inggris Jelang Piala Dunia 2026, Hadapi Selandia Baru dan Kosta RikaBanjir Kuningan, Ratusan Rumah di Cibingbin dan Ciwaru Terendam, Sejumlah Bangunan Rusak
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan menegaskan bahwa keberadaan SPPG merupakan bentuk komitmen Polri dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Tahun ini terdapat 14 SPPG baru yang mulai beroperasi dan 16 lainnya masih dalam tahap penyelesaian. Targetnya, total 61 SPPG akan beroperasi di wilayah hukum Polda Jabar pada tahun 2026,” ujarnya kepada wartawan.
Hendra menyebut, SPPG di bawah naungan Polda Jabar telah menyalurkan sebanyak 85.575 porsi makanan bergizi kepada masyarakat. Selain berfokus pada peningkatan kesehatan, program ini juga menjadi penggerak ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja.
“Sampai saat ini, tercatat 1.333 tenaga kerja telah terserap di fasilitas SPPG Jabar. Jika target 61 titik tercapai, diperkirakan akan tercipta sekitar 2.666 lapangan kerja baru bagi warga lokal,” paparnya.
Ia menambahkan, sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu menjangkau hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kabupaten Indramayu. Langkah tersebut diambil guna memastikan pemerataan pemenuhan gizi bagi generasi masa depan sesuai visi Presiden.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan memberikan apresiasi terhadap fasilitas dapur gizi yang dibangun Polres Indramayu. Menurutnya, standar kualitas yang diterapkan telah memenuhi ketentuan teknis.
“Setelah meninjau langsung, saya melihat fasilitas ini sangat layak dan memenuhi syarat teknis. Semua sertifikasi sudah terpenuhi, termasuk Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang menjadi syarat wajib dalam pengelolaan pangan,” tegas Erwan. (oni)
