KUNINGAN–Kekompakan antara warga dan TNI kembali terlihat di Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.
Menjelang Bulan Suci Ramadan, masyarakat bersama personel Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 839/Satria Abyakta bahu-membahu melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan, Kamis (12/2/2026) pagi.
Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Baca Juga:Kasan Basari Tepis Isu Reshuffle Pengurus DPC Gerindra IndramayuDiikuti 63 Pemilih, Mohammad Taufik Terpilih Jadi Kuwu PAW Jengkok
Kerja bakti yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB itu dipusatkan di dua lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sirnaraga, yakni di Dusun Pahing dan Dusun Pon.
Sebelumnya, pembersihan juga dilakukan di jalan lingkungan Wage serta saluran air yang kerap menjadi titik genangan saat musim hujan.
Dengan peralatan sederhana, warga, perangkat desa, dan prajurit TNI menyatu membersihkan rumput liar, mengangkut sampah, serta merapikan area makam. Suasana gotong royong berlangsung akrab hingga menjelang siang.
Kepala Desa Bandorasa Wetan Yayan Fudiyani SH menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi nyata antara masyarakat dan TNI yang bermarkas di wilayahnya.
Menurutnya, tradisi bersih-bersih makam menjelang Ramadan memang rutin dilakukan warga, sehingga sinergi dengan program TNI menjadi momentum yang tepat.
Ia menambahkan, kehadiran TNI tidak hanya dalam kerja bakti, tetapi juga membantu pembersihan permukiman dan rencana pengecoran masjid.
“Alhamdulillah, bantuan dari TNI ini luar biasa. Mereka hadir, menyatu dengan masyarakat, membantu kegiatan kemasyarakatan. Dampaknya sangat terasa,” ujarnya.
Baca Juga:Penertiban Kabel Optik Dimulai, Kuningan Siapkan Ducting Bawah TanahTinggalkan Cara Manual, Petani Cirebon Olah Lahan Pakai Traktor Roda Empat
Komandan Yonif TP 839/Satria Abyakta Letkol Inf Era Borhan Wiantoro SSos MIP, menegaskan kegiatan tersebut merupakan wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.
Lingkungan yang bersih, katanya, akan menciptakan suasana ibadah yang lebih nyaman dan khusyuk.
Kerja bakti ini melibatkan perangkat desa, RT/RW, linmas, serta warga yang memiliki keluarga dimakamkan di TPU Sirnaraga.
Semangat gotong royong yang terjaga menjadi bukti kuatnya kebersamaan sekaligus mempererat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat.
Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan TNI dapat terus terjalin secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang Ramadan, tetapi juga dalam berbagai kegiatan pembangunan dan sosial lainnya. (bud)
