RADARCIREBON.ID- Antrean panjang terjadi di Bank Mandiri Cabang Jalan Yos Sudarso, Kota Cirebon, Rabu (18/2/2026). Nasabah Perumda BPR Bank Cirebon bahkan sudah berdatangan sejak pukul 01.00 dini hari untuk mengambil nomor antrean, lalu menunggu pencairan tabungan. Namun hingga siang hari belum ada kepastian pelayanan.
Pantauan Radar Cirebon, pelataran kantor cabang dipenuhi warga yang menunggu. Di area depan gedung bertiang besar itu, puluhan orang duduk berderet di tangga pintu masuk, sebagian bersandar di pilar, sebagian lain berdiri sambil menggenggam map dokumen.
Di sisi halaman, beberapa nasabah duduk di tepian kolam bundar, menatap pintu kaca yang tetap tertutup. Suasana tidak ricuh, tetapi jelas padat dan melelahkan. Di sudut lain halaman, kursi-kursi plastik berjajar tidak beraturan. Sejumlah ibu duduk sambil memegang ponsel, sebagian menunduk kelelahan, sebagian lain berbincang pelan.
Baca Juga:Tahun Baru Imlek Berlangsung Aman dan DamaiKerusakan Jalan di Kota Cirebon Cuma Ditambal, Walikota Sebut Juni Baru Aspal Permanen
Ada yang menenteng kantong berisi berkas, ada pula yang membawa anak. Kondisi itu terjadi setelah informasi beredar bahwa pencairan dana nasabah BPR bisa dilakukan Rabu-Jumat pekan ini. Banyak nasabah datang lebih awal karena khawatir kehabisan antrean. Namun kenyataannya, pelayanan klaim justru tidak dibuka hari itu.
Petugas Bank Mandiri Yos Sudaro yang meladeni para nasabah saat itu, Nurul Jannah, menjelaskan bahwa lonjakan kedatangan sudah terjadi sejak dini hari. Nasabah datang untuk mengambil nomor antrean meski bank belum beroperasi. Ia menegaskan pihak bank tidak pernah membagikan nomor antrean pada malam hari, karena seluruh mekanisme hanya dilakukan saat jam operasional.
Menurutnya, mereka yang datang pukul dua pagi hanya menunggu tanpa dilayani. Layanan baru berjalan normal mulai pukul delapan, dan khusus hari itu diputuskan tidak ada pelayanan klaim BPR karena kondisi membeludak dan pihak bank masih menunggu koordinasi dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). “Hari ini diputuskan tidak ada pelayanan klaim BPR. Kita menunggu LPS datang dulu,” ujarnya kepada Radar Cirebon.
Keputusan tersebut berdampak langsung pada ratusan nasabah yang sudah telanjur datang. Sebagian di antaranya bahkan tidak bisa mengurus keperluan perbankan lain karena akses masuk dibatasi akibat kepadatan. Pihak bank mengakui situasi itu ikut mengganggu layanan reguler.
