Satu Tahun Edo-Farida: Nasib BUMD Jadi Sorotan

Nasib BUMD Jadi Sorotan
TIMBULKAN KEPANIKAN: Nasabah ramai-ramai mendatangi Perumda BPR Bank Cirebon di Jl Talang, Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Selasa (10/2/2026), atau sehari setelah OJK mengumumkan menutup operasional bank milik Pemkot Cirebon itu. Foto: Abdullah/Radar Cirebon
0 Komentar

Selain itu, pembaruan marka jalan dan penataan trotoar mulai dilakukan untuk meningkatkan keselamatan. Namun, Ade menyoroti masih adanya titik krusial yang belum tersentuh, seperti Simpang Gunungsari. “Tidak ada rambu, tidak ada marka penyeberangan. Wisatawan bingung dan takut menyeberang. Ini jantung kota, tapi belum ramah pejalan kaki,” katanya.

Persoalan penerangan jalan umum (PJU) yang sempat memicu keluhan “Cirebon Gelap” juga mulai ditangani. Modernisasi lampu dilakukan, termasuk melalui skema kerja sama pembiayaan karena keterbatasan APBD.

Lampu kini mulai menjangkau jalan lingkungan, tidak hanya jalan protokol.

Namun, di balik capaian infrastruktur, sektor transportasi publik justru menjadi catatan merah. Penghentian operasional Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon sejak 1 Januari 2026 dinilai sebagai kemunduran. “Ini tantangan serius. Jangan sampai menjadi ikon kegagalan pemerintahan saat ini,” tandas Ade Danu. (abd)

0 Komentar