Gedung Setda Cirebon Direvitalisasi, Usai Lebaran Pegawai Setda Pindah ke Grage City Mall

Pegawai Setda Pindah ke Grage City Mall
Gedung Setda Kota Cirebon Foto: Dokumen Radar Cirebon.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pemerintah Kota Cirebon akan merelokasi aktivitas Sekretariat Daerah (Setda) ke Grage City Mall (GCM) setelah Lebaran 2026.

Kepindahan ini dilakukan sebagai bagian dari rencana revitalisasi Gedung Setda berlantai delapan yang dijadwalkan mulai dikerjakan pertengahan tahun ini.

Hal tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cirebon, M Arif Kurniawan ST. Kata Arif, proses revitalisasi akan melibatkan Politeknik Negeri Bandung (Polban) serta Dinas PUTR.

Baca Juga:Ramadan dan Aroma Rempah dari Panjunan, Setiap Hari Masak 100 Porsi Bubur HarisahMasjid Merah: Dari Musala Kecil ke Ikon Cagar Budaya

Tahapan yang sedang berlangsung adalah proses pengadaan barang dan jasa yang nantinya akan berujung pada kontrak kerja sama dengan Polban.

Kata Arif, targetnya dokumen Detailed Engineering Design (DED) dapat diselesaikan pada Maret atau paling lambat April 2026.

Sementara itu, pekerjaan fisik revitalisasi ditargetkan mulai dilaksanakan paling lambat Juni 2026.

“Dengan demikian berarti nanti relokasi dulu ke GCM setelah Lebaran,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Ia menjelaskan, sistem revitalisasi menggunakan skema swakelola tipe dua. Artinya, kegiatan dilaksanakan oleh Pemkot Cirebon, sedangkan tenaga ahli berasal dari Polban.

Kerja sama diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS). Saat ini, tahapan yang tersisa adalah aspek teknis pengadaan barang dan jasa.

Terkait relokasi, lanjut Arif, MoU penggunaan Grage City Mall sudah ditandatangani walikota dan kini tinggal menunggu tanda tangan pihak GCM.

Baca Juga:Baru Setengah Jadi, PR Besar Aktivasi Kawasan Budaya di Kampung Arab PanjunanSatu Tahun Edo-Farida: Nasib BUMD Jadi Sorotan

Sambil menunggu, Pemkot Cirebon mulai menyusun rencana anggaran biaya (RAB) dan menyiapkan lokasi, termasuk penyekatan ruangan.

Selama menempati GCM, Setda akan menggunakan area seluas sekitar 3.790 meter persegi di lantai bawah, yang sebelumnya merupakan bekas toko Centro. Status penggunaan lokasi tersebut adalah pinjam pakai tanpa biaya sewa. Namun, biaya operasional seperti listrik dan internet tetap menjadi tanggung jawab Pemkot Cirebon.

Untuk mendukung relokasi, pemkot juga menyiapkan anggaran sekitar Rp90 juta untuk biaya pemindahan dan pengamanan aset, termasuk bongkar pasang AC dan pengangkutan barang. “Tugas saya di sini mengamankan barang-barang, menurunkan AC, dan sebagainya sebelum kita pindah,” katanya.

Saat ini, proses penyekatan ruangan di GCM mulai dilakukan dan diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan. Setelah seluruh persiapan selesai dan lebaran terlewati, aktivitas Setda direncanakan mulai berpindah ke GCM.

0 Komentar