Gempa Besar Guncang Sabah Malaysia, Jadi Warning bagi Kawasan Asia Tenggara

gempa di sabah
Gempa besar mengguncang Pulau Kalimantan. Tepatnya di wilayah Sabah, Malaysia. Foto: radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Gempa besar mengguncang Pulau Kalimantan. Tepatnya di wilayah Sabah, Malaysia. Gempa ini menjadi warning jika aktivitas tektonik di Asia Tenggara masih aktif.

Gempa besar yang mengguncang Sabah itu berkekuatan magnitudo 7,0. Gempa itu terjadi pada Senin dini hari, 23 Februari 2026 pukul 00:57:46 waktu setempat. Atau Minggu pukul 11.57:46 Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, walau dengan magnitudo besar, namun gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga:Masjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat KhutbahJenazah Tersangkut di Jembatan Sungai Suranenggala Cirebon, Ternyata Warga Setempat

BMKG menjelaskan, pusat gempa berada pada koordinat 6.84 Lintang Utara dan 116.25 Bujur Timur. Lokasi pusat gempa sekitar 99 kilometer di utara Kota Kinabalu, Sabah.

Mengapa gempa besar tersebut tidak berpotensi tsunami? Menurut keterangan pihak BMKG karena gempa itu berkedalaman mencapai 633 kilometer di bawah permukaan bumi.

“Kedalaman yang sangat dalam ini membuat gempa tergolong sebagai gempa dalam (deep-focus earthquake), sehingga tidak menyebabkan pergeseran signifikan pada dasar laut yang dapat memicu tsunami,” tulis keterangan dari BMKG.

Selain itu, BMKG juga mengatakan meskipun memiliki magnitude yang cukup besar, dampak gempa yang dirasakan di permukaan relatif lebih lemah. Hal ini bila dibandingkan dengan gempa dangkal.

Dilaporkan, banyak warga di Sabah dan wilayah sekitarnya merasakan getaran dengan intensitas ringan hingga sedang. Juga dimungkinkan gempa itu turut dirasakan di beberapa wilayah Kalimantan bagian utara, termasuk wilayah Indonesia.

Hingga sekarang belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun pihak berwenang terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi tetap aman.

BMKG mengingatkan, jika gempa besar di Sabah itu menjadi warning bagi masyarakat Asia Tenggara. Ternyata, aktivitas tektonik di kawasan ini masih aktif dan jangan disepelekan.

Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon

Namun demikian BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, dan selalu mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait.

“Selain itu, penting untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan meskipun peluangnya relatif kecil pada gempa dengan kedalaman seperti ini,” tambahnya.

0 Komentar