Masjid Attaqwa Terapkan Satu Malam Satu Juz, Tujuh Imam Bergilir Selama Ramadan

Masjid Raya Attaqwa Kota Cirebon
IBADAH RAMADAN: Masjid Raya Attaqwa Kota Cirebon menggelar Salat Tarawih Ramadan tahun 2026 dengan kusuk, Minggu (22/2) malam. Foto: SENO/RADAR CIREBON
0 Komentar

CIREBON – Masjid Attaqwa Cirebon menggelar Salat Tarawih perdana Ramadan 2026 dengan kusuk, Rabu malam (19/2/2026). Sejak selepas Salat Isya, jamaah mulai memadati masjid untuk mengikuti rangkaian ibadah Salat Tarawih.

Pengurus DKM Masjid Attaqwa Kota Cirebon, Nur Pai menjelaskan, pelaksanaan Tarawih di masjid tersebut memiliki kekhasan tersendiri. Yakni menerapkan sistem satu malam satu juz Alquran. Dengan demikian, selama 30 hari Ramadan, pembacaan Alquran ditargetkan khatam 30 juz.

“Tarawih di Attaqwa satu malam satu juz. Untuk imam ada tujuh orang dan masing-masing mendapat giliran selama delapan hari secara bergantian hingga akhir Ramadan,” ujarnya.

Baca Juga:GPM Jadi Langkah Strategis Pemkab Indramayu Jaga Stabilitas Harga Pangan di PasarPeringatan Bulan K3 di Kilang Balongan, Ibu Rumah Tangga Unjuk Ketangkasan Padamkan Api

Ia menuturkan, rangkaian Tarawih dimulai setelah Salat Isya. Biasanya, jamaah melaksanakan salat sunnah terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan Tarawih.

Khusus pada malam pertama, sebelum pelaksanaan Tarawih, diawali dengan sambutan dari Ketua DKM Masjid Attaqwa sebagai pembuka resmi rangkaian ibadah Ramadan di salah satu ikon Kota Cirebon tersebut.

Nur Pai menambahkan, pelaksanaan Salat Tarawih di Attaqwa umumnya berlangsung hingga sekitar pukul 21.00 WIB. Untuk jumlah rakaat, pihak masjid memberikan keleluasaan kepada jamaah.

Jamaah yang ingin melaksanakan delapan rakaat Tarawih dan tiga rakaat Witir, dipersilahkan beristirahat atau meninggalkan masjid setelahnya. Sementara itu, jamaah yang ingin menyempurnakan hingga 23 rakaat (20 rakaat Tarawih dan tiga rakaat Witir) dapat melanjutkan ibadah di tempat yang sama.

“Biasanya ada yang hanya delapan rakaat, lalu istirahat atau pulang. Sedangkan yang tetap di tempat berarti lanjut sampai 23 rakaat,” jelasnya.

Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, Masjid Attaqwa juga menyiapkan agenda khusus. Tausiyah dan pengisian malam rencananya akan diisi oleh ulama kharismatik, Buya Yahya, yang dijadwalkan hadir mulai pukul 01.00 hingga 03.00 dini hari.

Dengan berbagai rangkaian kegiatan tersebut, Masjid Attaqwa diharapkan kembali menjadi pusat ibadah dan syiar Islam bagi masyarakat Kota Cirebon selama bulan Ramadan. (cep)

0 Komentar