Sirojudin Akui Sinyal Perpindahan Nina Agustina ke PSI Sudah Terlihat Sejak Kalah Pilkada 2024

DPC PDI Perjuangan Indramayu
ANGKAT BICARA: Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, H Sirojudin menghormati setiap keputusan politik yang diambil secara pribadi oleh kader atau mantan kadernya. Termasuk yang dilakukan Nina Agustina ke PSI. Foto: Anang Syahroni/Radar Indramayu
0 Komentar

INDRAMAYU – Kabar perpindahan mantan Bupati Indramayu periode 2021–2025, Nina Agustina, dari PDI Perjuangan ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi sorotan publik. Informasi yang beredar menyebutkan, Nina bahkan telah meminta restu Presiden RI ke-7, Joko Widodo, di Solo pada Rabu (25/2/2026), didampingi Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidi.

Kabar tersebut mendapat tanggapan dari jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu. Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, H Sirojudin mengaku, pihaknya baru mengetahui informasi bergabungnya Nina ke PSI dari pemberitaan media dan unggahan yang beredar di berbagai platform media sosial.

“Kami tahunya justru dari media. Sampai saat ini belum ada komunikasi resmi kepada DPC PDI Perjuangan Indramayu terkait hal tersebut,” ujar Sirojudin kepada Radar Indramayu, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga:Bupati Indramayu Lucky Hakim Datang, Disambut Isak Tangis Korban Angin Puting BeliungEmpat Titik di Indramayu Terdampak Angin Kencang, Segini Korbannya

Sebagai partai yang telah dua kali mengusung Nina Agustina dalam kontestasi Pilkada Indramayu, Sirojudin mengaku cukup terkejut apabila kabar tersebut benar. Meski demikian, ia menyebut sinyal keinginan untuk berpindah partai sebenarnya sudah sempat disampaikan Nina, terutama setelah kekalahannya pada Pilkada Indramayu 2024.

“Memang pernah ada sinyal ingin pindah, meski tidak secara gamblang menyebut akan ke mana. Itu disampaikan setelah kalah di Pilkada 2024,” ungkapnya.

Menurut Sirojudin, dinamika seperti ini merupakan hal yang lumrah dalam dunia politik. Perpindahan kader dari satu partai ke partai lain, kata dia, merupakan bagian dari dinamika dan proses politik yang terus berjalan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa DPC PDI Perjuangan Indramayu tetap menghormati setiap keputusan politik yang diambil secara pribadi oleh kader atau mantan kadernya.

Saat ditanya apakah kepindahan Nina Agustina ke PSI akan memengaruhi kader maupun basis massa PDI Perjuangan di Kabupaten Indramayu, Sirojudin dengan tegas membantah adanya kekhawatiran tersebut.

Ia menyatakan, PDI Perjuangan Indramayu memiliki struktur organisasi yang solid hingga tingkat akar rumput. Saat ini, kata dia, partai memiliki sekitar 6.000 pengurus dan kader yang tersebar di berbagai tingkatan kepengurusan.

“Saya rasa hal ini tidak akan memengaruhi basis massa PDI Perjuangan Indramayu. Struktur organisasi kami sudah kuat dan mengakar sampai ke tingkat bawah,” tegasnya.

0 Komentar