RADARCIREBON.ID- Menjelang arus mudik 2026, Pemkot Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) bergerak cepat memperbaiki infrastruktur jalan demi memastikan perjalanan pemudik aman dan nyaman.
Kepala DPUTR Kota Cirebon Rachman Hidayat ST menyampaikan bahwa pemeliharaan rutin jalan telah dimulai sejak pekan lalu dengan fokus awal di wilayah perkotaan. “Kami sudah mulai berproses dari minggu lalu terkait kegiatan pemeliharaan rutin jalan. Awalnya di wilayah perkotaan dulu, kemudian kami cek jalur-jalur yang berpotensi dilalui pemudik,” ujarnya kepada Radar Cirebon, Kamis (26/2/2026).
Kata Rachman, beberapa ruas jalan di Kota Cirebon berada di bawah kewenangan berbeda. Yakni, ada kewenangan kota, provinsi, hingga pemerintah pusat. Karena itu, DPUTR memastikan koordinasi intensif terus dilakukan agar perbaikan berjalan sinkron dan tidak terputus.
Baca Juga:Prediksi Kemenhub soal Pergerakan Arus Mudik 2026, Pemudik dari Jabar Terbesar, Jateng Magnet UtamaPerkembangan Perumda BPR Bank Cirebon, Warga Ajukan Keberatan ke OJK, Kredit Macet Masuk Tahap Final
“Kami terus koordinasi. Sejak beberapa waktu lalu cukup intens berhubungan dengan pihak provinsi maupun pusat karena mereka juga memiliki kepentingan di jalur tersebut,” tegasnya.
Ke depan, DPUTR juga akan menggelar rapat koordinasi bersama kepolisian dan Dinas Perhubungan guna mematangkan skema pengamanan dan kelancaran arus mudik.
Masih kata Rachman, sejumlah ruas jalan strategis menjadi fokus utama perbaikan, terutama yang terhubung langsung dengan jalur nasional. Di antaranya Jalan Angkasa Raya (penghubung penting jalur nasional), Jalandr Cipto MK, di mana saat ini pengerjaan atau penambalan sudah mencapai simpang lampu merah Pusdiklatpri.
Meski masih ada beberapa titik yang membutuhkan penanganan, seperti di depan Batiqa Hotel di Jalan Cipto, DPUTR optimistis seluruh jalur utama dapat rampung tepat waktu. Titik lainnya adalah Jalan dr Sudarsono, Jalan Pemuda, Jalan Dukuh Semar, dan Jalan Perjuangan.
DPUTR menargetkan dalam sisa waktu efektif sekitar 10 hari ke depan, seluruh jalur utama sudah siap dilintasi pemudik, khususnya warga asli Cirebon yang akan pulang kampung. “Insya Allah bisa kita selesaikan. Targetnya jalur-jalur utama sudah siap menyambut pemudik,” pungkas Rachman. (abd)
