RADARCIREBON.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM hadir di Safari Ramadan di Lapangan Kedung Dawa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Sabtu, 28, Februari 2026.
Di hadapan masyarakat yang hadir, KDM sempat menyindir kondisi jalan rusak di Kabupaten Cirebon.
Kendati demikian, dia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap membantu untuk melakukan perbaikan.
Baca Juga:Masjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat KhutbahJenazah Tersangkut di Jembatan Sungai Suranenggala Cirebon, Ternyata Warga Setempat
“Ini bupati irit bicara, tapi banyak kondangan. Betul enggak? Pasti, ceritanya, mohon maaf, jalannya jelek. Betul enggak? Jalannya bolong. Betul enggak?” tanya KDM disambut riuh hadirin.
Menurut dia, kondisi jalan di Kabupaten Cirebon yang saat ini banyak dalam kondisi rusak, bisa diperbaiki asal pemerintah kabupaten dan provinsi bisa bekerjasama dengan baik.
“Jalannya jelek, jalannya bolong bisa dibikin halus selama pak bupatinya dengan gubernur bisa bekerja sama,” tuturnya.
Ditegaskan KDM, dirinya tidak pernah membeda-bedakan hubungan kerjasama dengan kepala daerah.
Apalagi membedakan dari latar belakang partai, ormas maupun golongan. Sebab, pemimpin harus mengutamakan rakyat.
“Saya tidak pernah memimpin membicarakan dari mana partainya, dari mana golongannya dari mana ormasnya. Seluruh atribut itu hilang ketika kita menjadi pemimpin. Yang ada satu, kepentingan rakyat yang utama,” tandasnya.
Lantas KDM memberikan syarat agar jalan di Kabupaten Cirebon dapat diperbaiki dan mulus kembali.
Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon
Pemprov Jabar akan menganggarkan perbaikan jalan kabupaten. Tetapi Pemkab Cirebon juga harus memberikan alokasi anggaran yang memadai untuk perbaikan infrastruktur.
“Provinsinya banyak memberikan jalan buat kabupaten. Kabupatennya harus banyak nganggarin buat pembangunan jalan,” tandasnya.
