IKMI Cirebon Luncurkan Smart System, Transformasi Digital Kampus Berbasis AI

IKMI Smart System
SMART SYSTEM: Workshop Otomasi Layanan Informasi Berbasis AI di Aula STMIK IKMI Cirebon, menandai dimulainya pengembangan IKMI Smart System Berbasis Server Agent AI, Rabu-Kamis (4–5/3/2026). Foto: Humas STMIK IKMI Cirebon 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – STMIK IKMI Cirebon resmi memulai pengembangan sistem otomasi layanan berbasis kecerdasan buatan melalui program “IKMI Smart System Berbasis Server Agent AI”.

Langkah ini ditandai dengan penyelenggaraan workshop strategis bertajuk Otomasi Layanan Informasi Berbasis AI yang digelar di Aula Kampus STMIK IKMI Cirebon, Rabu-Kamis (4–5/3/2026).

Workshop menghadirkan narasumber Ir Betha Sidik, seorang pakar dan praktisi teknologi informasi senior dengan spesialisasi utama di bidang Analisis Sistem (System Analysis) dan Perancangan Basis Data (Database Design).

Baca Juga:Perkuat Konservasi Mangrove Pesisir CirebonGeorge Edwin Sugiharto Panen Raya Padi

Hari pertama workshop berjalan lancar dipandu oleh moderator Khaerul Anam MKom, Ketua Program Studi Sistem Informasi.

Ketua STMIK IKMI Cirebon, Assoc Prof Dr Dadang Sudrajat SSi MKom, melalui perwakilannya menegaskan bahwa inovasi ini bukan sekadar mengikuti tren digitalisasi, melainkan sebagai solusi nyata untuk meningkatkan efisiensi tata kelola kampus.

“Target utama kami adalah luaran yang konkret. Hari ini kita membangun IKMI Smart System Berbasis Server Agent AI, yakni sistem asisten pintar yang mengintegrasikan data internal kampus dengan teknologi AI melalui platform WhatsApp, Flow Builder, serta N8N,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Melalui sistem tersebut, layanan informasi kampus yang sebelumnya dikelola secara manual akan bertransformasi menjadi otomatis.

Mahasiswa maupun calon mahasiswa dapat mengakses informasi terkait administrasi akademik, jadwal perkuliahan, hingga proses pendaftaran secara real-time selama 24 jam tanpa bergantung pada jam layanan kantor.

Sistem ini dirancang dengan sejumlah keunggulan, di antaranya respons cepat berbasis WhatsApp tanpa jeda, pengolahan data akurat yang bersumber dari basis data internal kampus, serta efisiensi sumber daya manusia.

Dengan hadirnya Agent AI, pertanyaan-pertanyaan rutin dapat ditangani secara otomatis sehingga tenaga kependidikan (tendik) dapat lebih fokus pada pekerjaan yang bersifat strategis dan pengembangan institusi.

Baca Juga:Gerakan Pangan Murah, Tekan Harga RamadanAntisipasi Lonjakan Pemudik di Pelabuhan 

Dalam paparannya, Ir Betha Sidik menekankan pentingnya penguasaan teknik prompting dan integrasi data dalam pemanfaatan AI di dunia pendidikan.

Menurutnya, keberhasilan implementasi AI tidak hanya terletak pada teknologinya, tetapi pada kemampuan institusi dalam “mengajarkan” sistem agar memahami karakter dan kebutuhan organisasinya.

0 Komentar