Nyepi, Penyeberangan Bali Ditutup

Hari Raya Nyepi
SAMBUT NYEPI: Penutupan sementara penyeberangan dari dan menuju Bali dilakukan karena Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tahun ini jatuh berdekatan dengan Idulfitri 1447 H. Foto: kemenhub 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Menjelang periode libur panjang yang beririsan antara Hari Suci Nyepi dan arus Lebaran 2026, Kementerian Perhubungan menyiapkan skema pengendalian mobilitas menuju dan dari Bali.

Salah satu langkahnya adalah penghentian sementara layanan angkutan penyeberangan pada rute-rute utama yang menghubungkan Bali dengan daerah sekitarnya, sebagai bagian dari penghormatan terhadap pelaksanaan Nyepi sekaligus untuk menjaga ketertiban pergerakan orang dan kendaraan.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pengaturan lalu lintas jalan dan penyeberangan selama masa arus mudik dan arus balik Angkutan Lebaran 2026/1447 H. SKB tersebut bernomor KP-DRJD 854 Tahun 2026, HK.201/1/21DJPL/2026, 20/KPTS/Db/2026, dan Kep/43/II/2026, tertanggal 5 Februari 2026. Dokumen itu ditandatangani oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Korlantas Polri, serta Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU.

Baca Juga:Heboh Pembongkaran Bangunan TK, Kuwu Guwa Kidul Klaim Sudah Ada Kesepakatan untuk Dibangun KDMPBuka Puasa Tematik dengan Hadiah Tabungan Umrah

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa penutupan sementara penyeberangan dilakukan karena Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tahun ini jatuh berdekatan dengan Idulfitri 1447 H. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar pelaksanaan Nyepi dapat berlangsung khidmat, sementara pengaturan transportasi tetap terkendali di tengah potensi peningkatan mobilitas jelang Lebaran.

“Sehubungan dengan Hari Nyepi, layanan penyeberangan dari dan menuju Bali akan ditutup sementara. Langkah ini dilakukan untuk menghormati pelaksanaan Hari Raya Nyepi dan memastikan pengaturan penyeberangan tetap terkendali karena juga waktunya berdekatan dengan Lebaran,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Adapun penghentian operasional angkutan penyeberangan akan diberlakukan pada dua lintasan utama, yakni Pelabuhan Padang Bai (Bali)–Lembar (NTB) serta Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi)–Gilimanuk (Bali). Seluruh layanan pada lintas tersebut akan dihentikan sementara mengikuti jadwal yang telah ditetapkan, lalu kembali beroperasi setelah periode libur Nyepi berakhir.

Adapun penutupan sementara layanan operasional angkutan penyeberangan ini dilakukan pada:

Rabu, 18 Maret 2026 pukul 17.00 s/d Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 waktu setempat pada Pelabuhan Ketapang

Kamis, 19 Maret 2026 pukul 05.00 s/d Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 waktu setempat pada Pelabuhan Gilimanuk

Rabu, 18 Maret 2026 pukul 21.00 s/d Jumat, 20 Maret 2026 pulul 01.30 waktu setempat pada Pelabuhan Penyeberangan Lembar

0 Komentar