Sopir Truk Dituntut Rp 400 Juta, KDM Siap Bantu, Buntut Insiden Gebang

kdm sopir truk ganti rugi kai
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi siap membantu sopir truk yang dituntut Rp400 juta oleh PT KAI. Foto: Tangkapan layar - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, siap membantu sopir truk tangki pengangkut air bernama Abdi. Dia dituntut ganti rugi oleh pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebesar Rp 400 juta.

Andi dituntut ganti rugi sebesar itu lantaran mobil yang disopirinya bertabrakan dengan kereta api di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Rabu, 21 Januari 2026.

Insiden Gebang itu terjadi ketika truk tangki bernomor polisi E-9877-AE yang dikemudikan Abdi tertemper Kereta Api Menoreh jurusan Semarang–Pasar Senen. Peristiwa naas itu terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Dompyong Kulon.

Baca Juga:Masyarakat Tak Perlu Panic Buying, Stok BBM AmanMenlu Iran Bantah Ayatollah Ali Khamenei Tewas, Araghci: Seluruh pejabat tinggi masih hidup

Insiden Gebang itu mengakibatkan rangkaian kereta dan truk tangki mengalami kerusakan. Begitu juga Abdi, masinis, dan asisten masinis juga mengalami luka-luka dan sempat dilarikan ke RSUD Waled untuk mendapatkan perawatan.

Karena tak mampu membayar ganti rugi sebesar itu, Abdi memberanikan diri ke diaman sosok yang akrab disapa KDM di Lembur Pakuan. Abdi yang seorang yatim piatu datang menemui KDM didampingi keluarga dan perangkat desa.

Apa respons KDM? Mendengar pengaduan tersebut, “Bapak Aing” tidak langsung menyalahkan sang sopir. KDM justru mengatakan jika kecelakaan di perlintasan tanpa palang pintu tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada sopir.

“Ini kelalaian kolektif. Negara punya kewajiban menyediakan palang pintu pengaman di jalan poros desa untuk melindungi warga,” ujar KDM.

Soal permohonan Abdi, KDM pun menyatakan siap membantu. Tentu jika pengadilan tetap memutuskan Abdi harus membayar ganti rugi Rp 400 juta.

“Kalau pun putusan akhir pengadilan mewajibkan sopir tersebut mengganti rugi, saya secara pribadi siap membayarnya,” janji mantan Bupati Purwakarta dua periode tersebut.

Bukan hanya berjanji siap membayari ganti rugi, KDM pun langsung menghubungi Menteri Perhubungan serta Direktur Jenderal Perkeretaapian. KDM menyampaikan persoalan yang menimpa Abdi tersebut.

Baca Juga:Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dikabarkan Tewas karena Serangan Udara Amerika – IsraelMasjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat Khutbah

KDM pun mendukung Abdi. Di antaranya dengan memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp5 juta kepada Abdi agar tetap semangat menjalani hidup.

0 Komentar