Karantina Bahasa Arab UIN Siber Cirebon dan Al-Bahjah Buyut Resmi Berakhir

Karantina Bahasa Arab UIN Siber Cirebon dan Al-Bahjah Buyut Resmi Berakhir
Karantina Bahasa Arab UIN Siber Cirebon dan Al-Bahjah Buyut Resmi Berakhir
0 Komentar

CIREBON – Program Karantina Bahasa Arab hasil kolaborasi Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan Pondok Pesantren Al-Bahjah Buyut resmi ditutup, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak 9 Februari hingga 7 Maret 2026 itu diikuti 202 santri, terdiri dari 127 putra dan 75 putri.

Selama 30 hari, para peserta menjalani pelatihan intensif dengan pendekatan praktik komunikatif. Mereka tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga melakukan latihan percakapan harian yang didampingi dosen dan mahasiswa jurusan BSA.

Sekretaris Jurusan BSA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, H. Rijal Mahdi, dalam sambutannya mengapresiasi dukungan berbagai pihak. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Pengasuh Ponpes Al-Bahjah Buyut Abah Sayf Abu Hanifah, Kepala Sekolah SMPIQU Al-Bahjah Isro Muwafiq, serta para pengelola pesantren atas fasilitas dan dukungan teknis selama program berlangsung.

Baca Juga:Warga Griya Caraka Desa Kalikoa Donor Darah di Masjid Usai Tarawih, Semangat Berbagi Terjaga hingga Dini HariStok Aman Jelang Lebaran, Gerakan Pangan Murah Digencarkan

Evaluasi program menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi bahasa Arab para santri. Model pembelajaran terintegrasi antara kelas, praktik komunikasi, dan pendampingan intensif dinilai efektif mendongkrak kemampuan peserta dalam waktu relatif singkat.

Kesuksesan program ini diharapkan menjadi model pengembangan pembelajaran bahasa Arab berbasis praktik di lingkungan pesantren. Kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan pesantren pun diyakini dapat terus diperkuat untuk mendongkrak kompetensi kebahasaan santri.

0 Komentar