Peringati Nuzulul Quran, Bupati Imron Tekankan Kolaborasi Bangun Daerah

tausiyah
KHIDMAT: Bupati Cirebon Drs H Imron MAg dan jajaran mendengarkan tausiyah dari Pengasuh Ponpes KHAS Kempek, KH Muhammad Musthofa Aqiel dalam acara Nuzulul Quran.FOTO: DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pemerintah Kabupaten Cirebon memperingati Nuzulul Quran di Pendopo Bupati Cirebon.

Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Alquran Kita Bangun Generasi Beriman dan Berakhlak Mulia” tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat.

Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg mengatakan, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata.

Baca Juga:Pesantren Al Hikmah Gelar Diklatsar BSMRAsyrof Ingatkan Pemprov Jabar Ancaman Desa Tanpa Petani

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan visi Cirebon Beriman, yakni bersih, inovatif, maju, agamis, aman, dan sejahtera.

“Kita sebagai manusia memiliki kemampuan yang terbatas. Karena itu, keberhasilan visi dan misi pemerintah tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja,” ujar Bupati Imron.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan hanya dapat terwujud melalui kerja sama seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat desa serta dukungan aktif masyarakat.

“Kesuksesan tersebut dapat terwujud apabila dilaksanakan secara bersama-sama, mulai dari sekretaris daerah hingga ke tingkat kuwu, serta didukung partisipasi masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Imron juga memaparkan empat faktor yang menurutnya menentukan ketenangan dan kenyamanan suatu daerah.

Pertama, ilmu para ulama yang membimbing masyarakat menuju jalan yang benar. Kedua, kedermawanan para aghniya atau orang-orang kaya. Ketiga, doa para fakir miskin. Keempat, keadilan para pemimpin.

Menurut Imron, peringatan Nuzulul Quran menjadi momentum pengingat bagi pejabat dan masyarakat tentang pentingnya Alquran sebagai pedoman hidup sekaligus penguat keimanan.

Baca Juga:Ganti Oli Harus Tepat Waktu dan SesuaiRutin Tera Ulang SPBU di Cirebon Selama Ramadan

Ia juga menyinggung upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, peningkatan PAD sangat berkaitan dengan kualitas wawasan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Jika PAD meningkat, kata dia, pemerintah berkewajiban mengembalikan manfaatnya kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

“Ketika PAD meningkat, pemerintah memiliki kewajiban mengembalikannya kepada masyarakat dalam bentuk berbagai program, seperti perbaikan rumah tidak layak huni, pembangunan dan perbaikan jalan, bantuan pendidikan, serta program sosial lainnya,” jelasnya.

Meski demikian, Imron mengakui kemampuan pemerintah memiliki keterbatasan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diajak untuk saling membantu dan bekerja sama dalam membangun daerah.

“Kami menyadari kemampuan pemerintah juga memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu dan bekerja sama dalam membangun daerah guna mewujudkan Cirebon Beriman,” ucapnya.

0 Komentar