“Awalnya hanya musala kecil, kemudian diperluas karena jemaah terus bertambah. Meski berada di lingkungan kantor BBWS, masjid ini juga digunakan masyarakat umum, tidak hanya warga Desa Jatibarang Baru,” katanya.
Sementara itu, salah seorang pengunjung masjid, Doni (43), mengaku baru pertama kali melihat menara masjid yang memanfaatkan kendaraan truk besar bekas aset BBWS.
“Unik, bagus, dan menarik. Saya baru melihat ada menara masjid menggunakan satu unit mobil truk besar lengkap dengan tiang menjulang tinggi, kubah berlafaz Allah, dan empat pengeras suara,” ujarnya. (oni)
