Skenario Haji 2026 Disiapkan, Ketegangan di Timur Tengah Belum Reda, Wamenhaj: Mitigasi Risiko Perlu Dipersiap

Skenario Haji 2026 Disiapkan
Ilustrasi Jamaah Haji, Ketegangan di Timur Tengah belum juga reda. Kondisi itu bisa berimbas pada pelaksanaan haji 2026 yang akan dimulai April bulan depan.
0 Komentar

Satori menekankan bahwa keamanan dan keselamatan jamaah adalah prioritas utama. Namun demikian, Satori menegaskan bahwa opsi penundaan ini masih bersifat usulan yang sangat bergantung pada perkembangan situasi keamanan global dalam beberapa bulan ke depan.

Untuk itu, DPR RI berencana melakukan koordinasi dengan Kemenhaj. “Komisi VIII sudah menjadwalkan akan segera memanggil Kementerian Haji dan Umrah untuk membahas mitigasi risiko. Pertemuan tersebut rencananya akan diagendakan segera setelah masa sidang dan libur lebaran berakhir,” katanya.

Ia meminta para calon jamaah haji tetap tenang sambil menunggu keputusan resmi dari pemerintah terkait status keberangkatan. “Kalau tetap berangkat, mungkin mengambil rute penerbangan lain. Bisa saja mengalihkan jalur penerbangan melalui wilayah Afrika, seperti Nairobi, sebelum melintasi laut lepas. Tapi waktunya bisa mencapai 23 jam,” ujarnya.

Baca Juga:Bentuk Tim Urai hingga Cek Jalur, Untuk Kelancaran Arus Mudik di Cirebon Jangan Dulu Renovasi Gedung Setda, Barang Bukti Tidak Boleh Ada Perubahan Fisik

Satori kembali menekankan bahwa pesawat sebaiknya tidak terbang di pinggiran wilayah yang stabil guna memberikan rasa aman maksimal bagi para tamu Allah. Karena keselamatan jamaah adalah prioritas utama. “Kita harus cari alternatif jalur penerbangan yang lebih tenang, meskipun harus memutar sedikit ke arah Afrika dan laut lepas, daripada mengambil risiko di jalur yang ada sekarang,” tandasnya. (abd/ant/rc)

0 Komentar