RADARCIREBON.ID – Persatuan Dokar Kuningan (Perdokar) bersiap mematuhi aturan pembatasan operasional di jalur utama selama arus balik 2026.
Sosialisasi ini dilakukan Perdokar disela, kegiatan bersih-bersih rutin bulanan di kawasan Taman Kota Kuningan, Senin, 16, Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 08.00 hingga 09.00 WIB ini melibatkan kusir delman yang biasa mangkal di kawasan pusat kota.
Baca Juga:Resmi Rilis Maret 2026 di Netflix, Live-Action One Piece Melanjutkan Arc Dari Musim SebelumnyaDestinasi Wisata Libur Lebaran di Majalengka, Simak Rekomendasi Berikut Ini
Ketua Perdokar Kabupaten Kuningan, H Wawan Sukmawan SH menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin organisasi yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir.
Tujuannya untuk menjaga kebersihan sekaligus menghilangkan bau di area tempat mangkal delman hias di sekitar taman kota.
Puluhan anggota Perdokar tampak membawa peralatan kebersihan masing-masing untuk membersihkan area separator titik 0 kilometer, hingga pinggir jalan di sekitar Kantor Pos Kuningan.
Dalam kegiatan tersebut, Perdokar juga berkolaborasi dengan PAM Tirta Kamuning yang menyediakan satu tangki air untuk membantu proses penyemprotan lokasi.
“Alhamdulillah, kegiatan Perdokar hari ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan yang sudah mendekati akhir, sekaligus menghadapi Hari Raya Idul Fitri. Biasanya kegiatan bersih-bersih ini dilaksanakan setiap Jumat, dua kali dalam sebulan. Namun kali ini diserentakkan antara gojek siang dan gojek malam untuk menyambut Lebaran,” ujar Wawan.
Menurutnya, jumlah anggota yang hadir cukup banyak. Dari kelompok kusir siang tercatat sekitar 43 orang, sementara dari kelompok kusir malam sebanyak 35 orang. Meski demikian, sebagian anggota tidak dapat hadir karena berbagai keperluan.
“Kurang lebih sekitar 60 sampai 70 orang hadir mengikuti kegiatan bersih-bersih hari ini,” katanya.
Baca Juga:Masyarakat Tak Perlu Panic Buying, Stok BBM AmanMenlu Iran Bantah Ayatollah Ali Khamenei Tewas, Araghci: Seluruh pejabat tinggi masih hidup
Usai kegiatan, para kusir delman berkumpul di sekitar Patung Kuda Taman Kota untuk menerima arahan dari pengurus Perdokar. Salah satu yang disosialisasikan adalah kebijakan pemerintah terkait pembatasan operasional delman selama masa arus mudik dan libur Lebaran.
H Wawan menjelaskan, Kabupaten Kuningan merupakan daerah tujuan wisata sehingga operasional delman wisata masih diharapkan tetap berjalan. Namun pengoperasiannya akan diarahkan ke kawasan wisata, bukan di jalur utama lalu lintas yang akan di penuhi pemudik maupun wisatawan.
“Karena Kuningan jalur wisata, delman tetap diharapkan bisa beroperasi untuk mengais rezeki dan melayani para pemudik yang datang dari berbagai daerah. Tetapi untuk jalur utama akan ada pengaturan khusus,” jelasnya.
