CIREBON – Kerusakan parah pada ruas jalan di kompleks Stadion Bima, Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, dikeluhkan warga karena belum juga diperbaiki. Kondisi jalan yang rusak disebut telah berlangsung sekitar satu tahun terakhir dan semakin membahayakan pengguna, terutama saat musim hujan.
Pantauan di lokasi pada Senin (16/3/2024) menunjukkan kondisi jalan memprihatinkan. Permukaan jalan dipenuhi lubang dan genangan air akibat hujan yang turun pada malam sebelumnya. Situasi ini membuat pengendara harus ekstra berhati-hati saat melintas.
Ruas jalan tersebut diketahui menjadi akses penting bagi warga Kecamatan Kedawung menuju Kota Cirebon. Tidak hanya itu, masyarakat dari Kecamatan Talun juga kerap memanfaatkan jalur ini sebagai alternatif untuk masuk ke wilayah kota.
Baca Juga:XLSMART for Business dan Mitratel Kolaborasi Genjot Digitalisasi KorporasiSDN Kebon Baru 4 Cirebon Tutup Semarak Ramadan dengan Pembagian 325 Paket Sembako
Kerusakan jalan dirasakan semakin parah ketika hujan turun. Genangan air yang menutup lubang jalan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun mobil.
Kuwu Desa Kalikoa, Misbakh Fauzi, mengatakan bahwa status jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Cirebon, sehingga bukan menjadi tanggung jawab pemerintah desa.
Menurut dia, pemerintah desa telah mengajukan usulan perbaikan sejak tahun 2024 kepada dinas terkait di Kabupaten Cirebon. Ia juga menyarankan agar perbaikan dilakukan dengan metode pengecoran beton, bukan sekadar pelapisan hotmix, agar jalan lebih kuat dan tahan lama.
“Kami berharap perbaikan bisa segera direalisasikan karena jalan menuju Stadion Bima ini sangat vital. Terlebih saat arus mudik dan arus balik Lebaran, jalur ini sering digunakan sebagai akses alternatif oleh para pengendara,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak terkait telah memberikan kabar bahwa perbaikan ruas jalan tersebut dijadwalkan dilaksanakan pada tahun ini. Anggaran yang disetujui diperkirakan cukup untuk memperbaiki sekitar 350 meter jalan yang mengalami kerusakan.
Warga berharap rencana perbaikan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga aktivitas mobilitas masyarakat kembali lancar dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
