Karena itulah petugas harus terus memberi peringatan. Mulai dari alarm, palang pintu, hingga isyarat tangan. Penjagaan perlintasan dilakukan selama 24 jam penuh. Sistem kerjanya dibagi menjadi tiga shift. Shift pertama pukul 06.00 hingga 14.00. Shift kedua pukul 14.00 hingga 22.00. Shift ketiga pukul 22.00 hingga 06.00. Setiap shift berlangsung selama delapan jam. Pada hari itu, Asir bertugas pada shift kedua.
Artinya, ia berjaga sejak sore hingga malam hari. Selama delapan jam itu, ia harus memastikan puluhan perjalanan kereta melintas dengan aman. Tugas menjaga perlintasan juga punya sisi lain. Terutama ketika Lebaran tiba. Bagi sebagian orang, Lebaran adalah waktu berkumpul bersama keluarga.
Namun bagi petugas perlintasan, hari raya sering tetap menjadi hari kerja. Jika jadwal dinas jatuh pada hari Lebaran, mereka tetap harus bertugas. “Kalau kebetulan dapat libur ya libur. Kalau tidak, ya tetap dinas,” kata Asir.
Baca Juga:Musim Mudik Sewa Mobil Meningkat Tajam, 8.664 Unit Sold Out Bisnis Rental Mobil di CiayumajakuningASN Eselon II Kota Cirebon Dilarang Mudik
Tahun ini, jadwal menunjukkan ia kemungkinan bertugas pada hari Lebaran. Situasi itu bukan hal baru baginya. Tahun lalu juga demikian. “Keluarga kumpul, kita malah dipisahkan oleh tugas,” ujarnya.
Asir mulai bertugas sebagai penjaga perlintasan sejak 2022. Artinya, hampir empat tahun ia menjalani pekerjaan itu. Selama itu pula ia menyaksikan berbagai situasi di jalur rel Krucuk. Mulai dari kereta reguler, kereta tambahan, hingga komunitas penggemar kereta yang sering datang untuk memotret. Bagi Asir, pengalaman paling berkesan justru datang dari pertemuan dengan banyak orang. “Kadang ketemu orang-orang yang tadinya tidak kenal jadi kenal,” katanya.
Di balik kesibukan menjaga perlintasan, interaksi itu menjadi bagian dari keseharian. Namun saat musim mudik tiba, fokus utama tetap satu. Menjaga jalur tetap aman. Menjaga perjalanan kereta tetap lancar.
Di perlintasan Krucuk, ritme itu berlangsung setiap hari. Kereta datang. Kereta pergi. Petugas tetap berdiri di pos jaga. Mencatat. Mengamati. Menutup dan membuka palang. Semua dilakukan dalam hitungan menit. Dan pada musim mudik seperti sekarang, hitungan menit itu terasa semakin cepat.
