RADARCIREBON.ID – Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon menyatakan kesiapan penuh dalam memberikan layanan kesehatan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Sebagai rumah sakit rujukan, RSUD Gunung Jati tetap menyiagakan pelayanan gawat darurat dan rawat inap sepanjang periode libur panjang.
Direktur RSUD Gunung Jati, dr Katibi menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun jadwal petugas medis agar layanan tetap optimal selama arus mudik.
Baca Juga:Ajak ASN di Kota Cirebon Tunaikan Zakat di Bulan RamadanKAI Daop 3 Cirebon Tambah Palang Pintu Menjadi 4 Sisi di JPL 200 Krucuk untuk Tingkatkan Keselamatan Perlintas
“RSUD Gunung Jati selalu siaga, baik untuk layanan gawat darurat maupun rawat inap, sehingga masyarakat dapat memeroleh pelayanan kesehatan kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.
Untuk layanan poliklinik atau rawat jalan, Katibi menambahkan, akan diliburkan selama satu minggu sesuai aturan pemerintah terkait libur Lebaran dan cuti bersama.
“Poliklinik libur mulai Rabu hingga Selasa berikutnya, kurang lebih selama satu minggu,” jelasnya. Meski demikian, layanan IGD tetap beroperasi 24 jam untuk menangani kasus darurat.
Dalam menghadapi lonjakan pasien selama musim mudik, RSUD Gunung Jati juga menambah kapasitas tempat tidur. “Berdasarkan data Desember 2025, jumlah tempat tidur meningkat dari 496 menjadi 514 unit,” kata Katibi. Saat ini, tingkat keterisian tempat tidur (BOR) berada di kisaran 60%–80%, sehingga rumah sakit optimis mampu menampung tambahan pasien hingga 20% di atas kapasitas normal.
Terkait personel, RSUD Gunung Jati telah menyiapkan jadwal piket yang komprehensif, meliputi dokter spesialis yang tetap on-call sesuai jadwal. Dokter umum yang berjaga di IGD dan ruang rawat inap. Lalu, tenaga perawatan serta tenaga penunjang kesehatan lainnya.
Dengan persiapan yang matang ini, masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun warga sekitar dapat merasa lebih tenang, karena akses terhadap layanan kesehatan darurat tetap terjamin sepenuhnya. (abd)
