Aksi Para Pembenci Prabowo, Sengaja Karang Cerita, Pancing Kemarahan Rakyat

nanik s deyang aceh
Ada ungkapan menarik dari Wakil Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang. Foto: Nanik S Deyang/Ig - radarcirebon.id
0 Komentar

Ada lagi, tambah Deyang, yang terbaru seorang yang ditokohkan oleh pendukungnya dengan lugas tanpa tendeng aling-aling membuat pernyatan bernada provokatif. “𝙋𝙚𝙢𝙚𝙧𝙞𝙣𝙩𝙖𝙝 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙤𝙡𝙚𝙝 𝙢𝙚𝙢𝙪𝙨𝙪𝙝𝙞 ulama,” ungkap wartawan senior ini.

Deyang pun mempertanyakan dari mana kalimat keji ini berasal dan bagaimana argumentasinya dibangun? Pernyataan itu bernuansa tuduhan kepada pemerintah yang seolah memusuhi ulama.

“Ulama mana yang pernah dimusuhi oleh pemerintahan Prabowo? Diperkarakan? Diintimidasi? Dikriminalisasi? Ulama yang mana? Dikucilkan atau apapun yang mengarah kepada aksi permusuhan?” tanya Deyang.

Baca Juga:Resmi Rilis Maret 2026 di Netflix, Live-Action One Piece Melanjutkan Arc Dari Musim SebelumnyaDestinasi Wisata Libur Lebaran di Majalengka, Simak Rekomendasi Berikut Ini

Hanya saja, tegas penggiat media sosial ini, semua aksi permusuhan tersebut hanya dilakukan oleh segelitir orang. Mereka telah kehilangan akal dan mengganggu pemerintah.

“Program-program pemerintah berjalan dengan baik meski harus ada pembenahan di sana sini, tetapi secara umum berjalan baik,” ujar Deyang.

Sebagai pendukung pemerintah dan Presiden Prabowo, dia sangat tenang dan tidak khawatir atas dampak gangguan-gangguan tersebut. Cukup melihat wajah Sang Presiden yang masih fokus pada program kerjanya.

Presiden pun, jelasnya masih terus menangani berbagai permasalahan dan dinamika kenegaran yang timbul. “Seakan memastikan bahwa tidak ada gangguan yang berarti yang menyita perhatian dan energi pemerintah,” tambah Deyang.

0 Komentar