H-1 Lebaran, Warung Dadakan di Jalur Pantura Susukan Cirebon Mulai Kukud

warung dadakan pantura cirebon
Pedagang warung dadakan di Jalur Pantura, Susukan, Kabupaten Cirebon, mulai membongkar lapak dagangan. Foto: Khoirul Anwarudin - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Sejumlah warung dadakan yang sebelumnya ramai berdiri di jalur mudik Pantura wilayah Susukan, Kabupaten Cirebon, mulai kukud atau membongkar lapaknya pada H-1 Lebaran, Jumat, 20, Maret 2026.

Pantauan di sepanjang sisi jalan Pantura Susukan, banyak warung yang sebelumnya berjejer kini sudah kosong. Tenda-tenda dan bangunan semi permanen yang digunakan untuk berjualan telah dibongkar oleh para pedagang.

Warung dadakan yang masih bertahan berjualan jumlahnya pun tinggal sedikit dan bisa dihitung dengan jari.

Baca Juga:Tol Layang MBZ Paling Horor, Tak Siap Hadapi MudikResmi Rilis Maret 2026 di Netflix, Live-Action One Piece Melanjutkan Arc Dari Musim Sebelumnya

Salah satunya Jarot, pedagang bakso yang juga menyediakan aneka minuman rasa, kopi, rokok, hingga mie instan untuk para pemudik yang melintas di jalur tersebut.

Jarot mengatakan, sejak Jumat (20/3/2026) pagi volume kendaraan pemudik yang melintas di jalur Pantura mengalami penurunan cukup drastis. Kondisi tersebut membuat banyak pedagang memilih untuk menutup lapaknya lebih awal.

“Sejak tadi pagi pemudik yang lewat mulai sepi. Jadi banyak yang sudah tidak berjualan,” ungkap Jarot.

Menurutnya, selain karena jumlah pemudik yang mulai berkurang, banyak pedagang memilih kukud agar bisa merayakan Lebaran bersama keluarga di rumah.

“Dari tahun kemarin memang kalau sudah H-1 itu pemudiknya sudah tidak terlalu banyak. Ramainya biasanya di H-3 dan H-2 Lebaran saja,” ujarnya.

Meski demikian, Jarot mengaku masih ada pemudik yang sesekali berhenti di warungnya untuk beristirahat atau sekadar membeli makanan dan minuman.

Ia pun berencana tetap membuka warungnya bahkan hingga Hari Raya Idulfitri, Sabtu (21/3/2026), meskipun waktu operasionalnya akan disesuaikan.

Baca Juga:Destinasi Wisata Libur Lebaran di Majalengka, Simak Rekomendasi Berikut IniMasyarakat Tak Perlu Panic Buying, Stok BBM Aman

“Paling setelah sholat Id langsung buka lagi. Walaupun pemudiknya tinggal sedikit, tapi biasanya banyak warga sekitar yang bepergian untuk bersilaturahmi atau berwisata yang mampir,” katanya.

Untuk menyambut arus balik Lebaran, Jarot berencana memindahkan lokasi jualannya ke sisi jalan yang berlawanan.

Ia memperkirakan pada H+2 atau H+3 Lebaran sudah kembali berjualan di lokasi tersebut untuk melayani para pemudik yang kembali ke kota asal. (awr)

0 Komentar