Penjualan Bunga Tabur di Makam Jabang Bayi Cirebon Meningkat

penjual bunga makam jabang bayi cirebon
Penjual bunga di Makan Jabang Bayi, Kota Cirebon mengalami peningkatan penjualan. Foto: Apridista S Ramdhani - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Keberkahan banyak dirasakan pedagang bunga tabur sejak jelang Ramadan. Kepadatan pembeli pun terpantau di H-1 Hari Raya Idul Fitri, Jumat, 20, Maret 2026 di Makam Jabang Bayi Cirebon.

Nengsih salah satu penjual bunga menuturkan penjualan meningkat sejak tiga hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Penjualan juga makin meningkat lantaran sudah ada sejumlah masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri. “Dari tiga hari lalu penjualan naik, rata-rata untuk masyarakat Cirebon yang hendak mudik,” ucapnya.

Baca Juga:Tol Layang MBZ Paling Horor, Tak Siap Hadapi MudikResmi Rilis Maret 2026 di Netflix, Live-Action One Piece Melanjutkan Arc Dari Musim Sebelumnya

Harga bunga dari distributor pun turut meningkat tajam sejak seminggu jelang Ramadan. Jika biasanya bunga melati bisa ia beli dengan harga 20ribu hingga 30ribu per kilogram, sejak seminggu lalu harganya sudah naik jadi 80ribu/kg. Bahkan kini bisa mencapai 170ribu hingga 300ribu untuk melati per kilogramnya. “Saat ini melati lagi susah tumbuh juga, faktor cuaca, jadi naiknya drastis,” ungkapnya.

Meski kenaikan harga turut ia rasakan dari distributor, ia tetap melayani pembelian mulai dari Rp5rb. Biasanya untuk satu keresek kecil berisi bunga pandan, soka, melati, mawar, hingga kingkong. “Kalau biasanya Rp5rb satu kresek kecil itu penuh, sekarang setengahnya karena harga naik barang juga susah,” ungkapnya.

Nengsih yang telah puluhan tahun berjualan bunga tabur ini mengungkapkan penjualan bunga tabur kerap meningkat setiap tahunnya di momen Idul Fitri. Untuk setiap penziarah biasanya membeli bunga berkisae Rp5ribu hingga Rp50ribu. (apr)

0 Komentar