Tol Layang MBZ Paling Horor, Tak Siap Hadapi Mudik

tol mbz mudik
Jalan Tol Layang Mohammed bin Zayed (MBZ) merupakan jalur yang paling horor saat mudik Lebaran 2026. Foto: Korlantas - RADARCIREBON.ID
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Jalan Tol Layang Mohammed bin Zayed (MBZ) merupakan jalur yang paling horor saat mudik Lebaran 2026. Kemacetan panjang dengan durasi yang cukup lama terjadi di jalan tol tersebut.

Informasi yang diperoleh dari para pemudik, setidaknya ada 2 alasan mengapa jalan tol layang sepanjang 36,84 kilometer itu sangat horor? Selain jumlah kendaraan yang melintasi jalur itu sangat padat, juga jika terjadi kecelakaan sangat lama penanganannya.

Karenanya, wajar jika kemacetan di ruas jalan dari Cikunir hingga Karawang Barat pada arus mudik Lebaran 2026 memunculkan sorotan tajam. Terutama dari para pemudik.

Baca Juga:Resmi Rilis Maret 2026 di Netflix, Live-Action One Piece Melanjutkan Arc Dari Musim SebelumnyaDestinasi Wisata Libur Lebaran di Majalengka, Simak Rekomendasi Berikut Ini

Dari berbagai platform media sosial, para pemudik mengungkapkan keluhannya menggunakan jalan tol layang yang menghubungkan Jakarta – Cikampek itu. Pada umumnya mereka mengeluh padatnya kendaraan yang melalui jalan tol tersebut.

Selain itu, soal sistem pengaman di jalan tol yang diresmikan pada April 2021 tersebut, sangat tidak optimal. Jalur yang sempit dan dipadati kendaraan membuat banyak insiden di jalan tol itu.

Akibatnya, setiap insiden kecil bisa berdampak panjang pada arus lalu lintas. “Kalau ada kecelakaan di MBZ, penanganannya lama. Jalurnya sempit, jadi makin macet,” tulis salah seorang pengguna media sosial Facebook.

Bukan hanya soal MBZ, para pemudik juga mengungkapkan, minimnya penyebaran informasi rest area setelah jalan layang. Penumpukan di KM 57 juga disebut sebagai salah satu penyebab utama kemacetan panjang.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan, apakah infrastruktur dan manajemen lalu lintas sudah siap menghadapi lonjakan mudik sebesar ini? Pemudik berharap ada perbaikan serius ke depan, agar jalur favorit ini tak lagi berubah jadi titik horor saat Lebaran.

Karena rest area terlalu padat, maka banyak pemudik yang menggunakan bahu jalan untuk beristirahat. Maklum saja mereka sudah banyak tersiksa berjam-jam di jalan layang yang diambil dari nama Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Presiden Uni Emirat Arab.

Memang banyak pemudik masih belum tahu, ternyata ada cara aman dan cerdas untuk beristirahat saat mudik tanpa harus memaksakan berhenti di bahu jalan.

0 Komentar