Lebaran di Cirebon, Rumah Makan Empal Gentong Siapkan Ribuan Porsi, Sambut Pengunjung

empal gentong hj dian
Menyambut libur lebaran, rumah makan empal gentong menyiapkan ribuan porsi untuk menyambut pengunjung. Foto: Seno - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Fenomena perantau pulang ini juga membawa berkah bagi pelaku usaha kuliner di Cirebon. Banyak rumah makan yang bersiap menghadapi lonjakan pengunjung selama musim mudik dan Lebaran.

Salah satunya Empal Gentong Hj Dian yang ada di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon.

Lokasinya berada di jalur strategis Pantura. Tepat di ruas jalan yang kerap dilalui pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

Baca Juga:Resmi Rilis Maret 2026 di Netflix, Live-Action One Piece Melanjutkan Arc Dari Musim SebelumnyaDestinasi Wisata Libur Lebaran di Majalengka, Simak Rekomendasi Berikut Ini

Papan nama Empal Gentong Hj Dian terlihat besar dan mencolok. Mudah terlihat oleh kendaraan yang melintas.

Bagi banyak pemudik, papan nama itu seperti magnet. Mengundang mereka untuk menepi sejenak dan mencicipi kuliner khas Cirebon.

Owner Empal Gentong Hj Dian, H Bastoni, mengatakan Ramadan hingga Idul Fitri merupakan periode paling ramai bagi usaha kuliner miliknya. Pada hari biasa, rumah makan tersebut rata-rata melayani sekitar 200 porsi empal gentong per hari.

Namun saat Ramadan, jumlah itu bisa meningkat hingga dua kali lipat. Konsumennya berasal dari berbagai kalangan.

Mulai dari warga lokal hingga pemudik yang melintas di jalur Pantura. “Kebanyakan yang datang pemudik dan warga sekitar yang buka puasa bersama,” kata Bastoni kepada Radar Cirebon.

Menurut Bastoni, puncak keramaian justru terjadi setelah hari raya Idul Fitri. Pada periode H+1 hingga arus balik Lebaran, jumlah pengunjung bisa meningkat drastis.

Ia memperkirakan penjualan empal gentong pada hari itu bisa mencapai lima kali lipat dibanding hari biasa.

Baca Juga:Masyarakat Tak Perlu Panic Buying, Stok BBM AmanMenlu Iran Bantah Ayatollah Ali Khamenei Tewas, Araghci: Seluruh pejabat tinggi masih hidup

Jumlahnya pun bisa menembus sekitar 1.000 porsi per hari. “Tapi masih ramai saat H+1 Idul Fitri sampai arus balik selesai. Karena orang banyak bersilaturahmi dengan keluarga dan mencari makanan di luar,” jelasnya.

Selain empal gentong, rumah makan tersebut juga menyediakan menu khas Cirebon lainnya. Di antaranya empal asem, nasi lengko, hingga tahu gejrot.

Area rumah makan cukup luas. Tersedia ruang makan yang mampu menampung banyak pengunjung.

Area parkirnya juga cukup lega. Mampu menampung sejumlah kendaraan mobil dan sepeda motor milik pemudik yang singgah.

0 Komentar