RADARCIREBON.ID – Libur Lebaran selalu identik dengan momen berkumpul bersama keluarga. Tak hanya bersilaturahmi, tradisi ini juga kerap diisi dengan kegiatan berwisata, terutama saat pulang ke kampung halaman. Tidak sedikit destinasi wisata yang menjadi rujukan di Cirebon.
Di Kabupaten Cirebon, pilihan destinasi pun cukup beragam, mulai dari wisata alam hingga situs bersejarah yang sarat nilai budaya. Menariknya, wisata Plangon dikenal sebagai destinasi ramah di kantong.
Pengunjung tidak dikenakan tiket masuk alias gratis. Mereka hanya perlu membayar biaya parkir: Rp5 ribu. Selain itu, tersedia kotak kebersihan bagi pengunjung yang ingin memberikan sumbangan secara sukarela.
Baca Juga:Lalu Lintas Tol Cipali Hari Ini, Ada Beberapa Perlambatan Arah CirebonTol Layang MBZ Paling Horor, Tak Siap Hadapi Mudik
Untuk jam operasional wisata Plangon ini buka 24 jam. Nonstop. Pantauan Radar Cirebon, Akses jalan Plangon Sumber pun macet panjang. Ada pasar rakyat di depan Kelurahan Babakan. Puluhan pedagang dipinggir jalan yang laris diburu para pembeli membuat jalan pemprov Jabar itu macet. Padat merayap.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan antusiasme masyarakat. Di dalam kawasan wisata Plangon, ratusan pengunjung tampak memadati area. Mereka datang bersama keluarga untuk menikmati suasana sejuk.
Salah satu daya tarik utama Plangon adalah keberadaan puluhan monyet yang hidup bebas di kawasan tersebut. Satwa ini dengan mudah dijumpai, mulai dari area parkir, pinggir jalan, hingga tangga menuju puncak bukit: makam Pangeran Kejaksaan dan Panjunan.
Tak sedikit pengunjung yang sengaja membeli kacang atau pisang di warung sekitar untuk berinteraksi langsung dengan kawanan monyet tersebut.
Firman (22), petugas kebersihan sekaligus warga setempat, mengatakan bahwa Plangon memang menjadi destinasi favorit saat musim libur Lebaran. Ia menyebut, lonjakan pengunjung biasanya terjadi hingga tujuh hari setelah Hari Raya atau H+7.
“Di sini memang gratis, siapa saja boleh masuk. Yang penting tetap menjaga kebersihan,” ujar pria yang sudah 3 tahun lebih menjadi petugas kebersihan itu, kepada Radar, Minggu (23/3/2026).
Menurut Firman, setelah momen Lebaran berakhir, jumlah pengunjung biasanya kembali menurun. Namun, pada waktu-waktu tertentu seperti malam Jumat Kliwon, kawasan ini tetap ramai oleh peziarah dari berbagai daerah.
