RADARCIREBON.ID – Polres Cirebon Kota kini mengubah fokus dari arus mudik ke penanganan arus balik yang diprediksi sudah mulai berlangsung hari ini, Minggu, 22, Maret 2026.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengatakan, pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 masih berlangsung dan kini fokus pada arus balik.
Rekayasa lalu lintas dan strategi pengamanan akan kembali ditetapkan untuk mendukung perjalanan masyarakat kembali ke daerah masing-masing.
Baca Juga:Tol Layang MBZ Paling Horor, Tak Siap Hadapi MudikResmi Rilis Maret 2026 di Netflix, Live-Action One Piece Melanjutkan Arc Dari Musim Sebelumnya
Menurut AKBP Eko Iskandar, pengaturan lalu lintas dan pelayanan yang dilakukan dari pos pengamanan akan menjadi kunci strategis dalam penanganan arus balik.
Apalagi Kota Cirebon berada di perlintasan yang menjadi titik sentral perjalanan arus balik ke arah Jakarta, Bandung dan sekitarnya.
“Pengaturan lalu lintas, pengamanan jalur, hingga pendirian pos pelayanan di titik strategis menjadi kunci dalam menjaga mobilitas tetap lancar,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan arus mudik tidak terlepas dari kolaborasi lintas instansi serta kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban selama perjalanan menuju kampung halaman.
Memasuki fase arus balik, Polres Cirebon Kota telah menyiapkan langkah antisipatif.
Peningkatan volume kendaraan diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, sehingga penguatan pengamanan difokuskan pada jalur utama, rest area, serta titik rawan kemacetan.
“Petugas juga telah kami siagakan untuk memberikan bantuan cepat kepada masyarakat, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga penanganan potensi gangguan di lapangan,” imbuhnya.
Baca Juga:Destinasi Wisata Libur Lebaran di Majalengka, Simak Rekomendasi Berikut IniMasyarakat Tak Perlu Panic Buying, Stok BBM Aman
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M Aris Hermanto, mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melakukan perjalanan arus balik.
Ia mengingatkan pentingnya memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta memanfaatkan layanan darurat kepolisian melalui hotline 110 apabila membutuhkan bantuan selama di perjalanan.
“Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan arus balik Lebaran 2026 di wilayah Cirebon dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” katanya. (*)
