Program Gentengisasi Presiden Prabowo Dimulai dari Jatiwangi

program gentengisasi prabowo
Program gentengisasi Presiden RI, Prabowo Subianto bakal dimulai dari Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Foto: Baehaqi - radarcirebon.id
0 Komentar

“Pada tahap pertama tahun ini ada sekitar 250 unit rumah yang akan diperbaiki. Dengan kebutuhan genteng sekitar Rp2 juta per rumah, potensi belanja genteng mencapai Rp500 juta,” kata Herman.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Majalengka juga menyiapkan program perbaikan rumah tidak layak huni yang diproyeksikan turut menyerap produk genteng dari pengrajin lokal.

Bupati Majalengka, Eman Suherman, mengatakan pada 2026 pemerintah daerah menargetkan perbaikan sebanyak 1.715 unit rumah tidak layak huni. Program tersebut diperkirakan menghasilkan belanja genteng sekitar Rp1,5 miliar.

Baca Juga:Arus Balik Lebaran 2026 Hari Ini, Tol Cipali Masih One WayArus Balik Lebaran Hari Ini, 87 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Cipali

“Pada 2026 kami menargetkan perbaikan 1.715 rumah tidak layak huni. Dari program tersebut diperkirakan kebutuhan belanja genteng mencapai sekitar Rp1,5 miliar,” ujar Eman.

Selain itu, melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat, sekitar 900 rumah di Kabupaten Majalengka direncanakan akan diperbaiki dengan kebutuhan belanja genteng sekitar Rp1 miliar.

Dengan berbagai program tersebut, total potensi transaksi pembelian genteng dari sentra industri Jatiwangi diperkirakan mencapai sekitar Rp3 miliar. Seluruh kebutuhan tersebut diarahkan untuk menyerap produksi UMKM lokal guna meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dukungan juga datang dari sektor swasta, khususnya pengembang rumah subsidi. Dua pengembang, Angga dan Wawan, turut memesan genteng dari pengrajin Jatiwangi masing-masing sebanyak empat truk untuk kebutuhan proyek pembangunan perumahan di Bogor dan Serang.

Keduanya sebelumnya mendapat penghargaan dari Presiden Prabowo Subianto atas kontribusinya dalam pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Maruarar Sirait juga menyampaikan komitmen pribadinya untuk memesan tambahan 10 truk genteng yang akan digunakan untuk pembangunan rumah prajurit TNI sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

Dengan tambahan tersebut, total pemesanan genteng dalam kegiatan itu mencapai 24 truk, dengan 14 truk telah diberangkatkan lebih dahulu ke sejumlah proyek pembangunan di berbagai daerah.

Baca Juga:Lalu Lintas Tol Cipali Hari Ini, Ada Beberapa Perlambatan Arah CirebonTol Layang MBZ Paling Horor, Tak Siap Hadapi Mudik

Bagi pelaku usaha lokal, program ini memberikan harapan baru bagi kebangkitan industri genteng Jatiwangi yang sempat mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu pengrajin genteng di Jatiwangi, Riswan, mengatakan dukungan pemerintah memberikan semangat baru bagi pelaku usaha. Ia menilai program gentengisasi membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal.

0 Komentar