Proses lanjutan seperti studi kelayakan dan pembebasan lahan akan menjadi penentu utama dimulainya pembangunan fisik.
Keberadaan tol ini diyakini akan membawa dampak signifikan bagi Kuningan, terutama dalam meningkatkan arus barang dan mobilitas masyarakat.
Selain itu, akses menuju kawasan wisata unggulan di sekitar Gunung Ciremai diperkirakan akan semakin mudah dijangkau wisatawan, sehingga berpotensi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Baca Juga:Barbershop di Cirebon Kebanjiran Pelanggan Jelang dan Usai Lebaran13 ASN Kabupaten Cirebon Bolos di Hari Pertama Masuk Kerja, Siap Kena Sanksi
“Tol ini akan mempercepat konektivitas Cipali dan Getaci, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” kata Dian.
Di sisi lain, Pemkab Kuningan juga mendorong pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Kuningan dengan sejumlah kota besar seperti Cirebon, Bandung, dan Tasikmalaya.
Usulan tersebut telah disampaikan kepada Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, S.H, yang merupakan putra daerah Kuningan.
Meski demikian, realisasi jalur kereta masih menjadi harapan jangka panjang. Pemerintah daerah menilai keberadaan transportasi berbasis rel akan memberikan dampak besar terhadap konektivitas dan perkembangan wilayah.
“Kalau jalur kereta bisa terwujud, tentu dampaknya luar biasa. Namun yang pasti, pembangunan tol ini lebih dulu memiliki peluang besar untuk terealisasi,” ujarnya.
Dengan berbagai rencana tersebut, Kuningan diproyeksikan akan menjadi salah satu simpul pertumbuhan baru di Jawa Barat dalam beberapa tahun ke depan.
