Soroti Pungli di Tempat Wisata, KDM: Jangan Bikin Malu Jawa Barat

kdm pungli tempat wisata
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi marah terhadap dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu kawasan wisata. Foto: Ist - RADARCIREBON.ID
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pantas saja jika Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi marah terhadap dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu kawasan wisata. Sebab pungutan itu jauh dari tarif resmi yang berlaku di sana.

Kemarahan sosok yang akrab disapa KDM ini merespon hebohnya pungli di jagat maya. Ada seorang wisatawan mengungkap dugaan pungutan liar di Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut.

Dalam video viral, ada seorang mengaku diminta membayar hingga Rp45 ribu per orang untuk masuk ke tempat wisata di pantai selatan Garut itu. Padahal tarif resmi jauh lebih murah.

Baca Juga:WFH No, Naik Sepeda OkeArus Balik Lebaran 2026 Hari Ini, Tol Cipali Masih One Way

Wisatawan itu ternyata bukan hanya mengungkap mahalnya pungli di Pantai Sayang Heulang. Pengunjung wisata itu juga menyoroti sampah berserakan dan fasilitas yang tak sebanding dengan biaya yang harus dibayar.

Merespon keluhan pengunjung itu, KDM pun naik pitam. Dia meminta kepala desa, camat, dan bupati untuk mengusut tuntas pungli tersebut.

Bukan itu saja. Kelakuan oknum tersebut bukan saja mencoreng pariwisata Garut, juga membuat malu masyarakat Jawa Barat. “Jangan sampai wisatawan marah-marah. Ini bikin malu Jawa Barat!” tegasnya.

Mantan Bupati Purwakarta tersebut mengingatkan, persoalan pungli di Sayang Heulang tersebut seharusnya bisa diselesaikan oleh bupati. Tak perlu gubernur dan Pemprov Jabar yang turun tangan.

Politisi Partai Gerindra ini juga meminta agar persoalan tersebut jangan dibiarkan. Sebab, bila dibiarkan akan merusak citra pariwisata Jawa Barat.

Kasus ini mencuat setelah wisatawan mengaku diminta membayar Rp45 ribu tanpa kejelasan tiket resmi. Padahal, tarif normal disebut hanya Rp15 ribu untuk masuk dan Rp5 ribu untuk parkir motor.

Tak tinggal diam, Dedi langsung mengeluarkan perintah tegas kepada seluruh pejabat di Kabupaten Garut, mulai dari kepala desa, camat, hingga bupati,untuk segera menuntaskan masalah ini.

Baca Juga:Arus Balik Lebaran Hari Ini, 87 Ribu Kendaraan Lintasi Tol CipaliLalu Lintas Tol Cipali Hari Ini, Ada Beberapa Perlambatan Arah Cirebon

“Masalah begini jangan sampai harus ditangani gubernur. Sudah ada aparat di daerah, tolong bereskan!” katanya dengan nada serius.

Dia juga mengingatkan bahwa banyaknya pungutan liar bisa membuat wisatawan kapok datang, bahkan merusak reputasi pariwisata Jawa Barat di mata publik.

0 Komentar