Diguyur Hujan Lebat, Sungai Meluap dan Seret Material Besi Jembatan Cijemit

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Kuningan membuat material besi pembangunan jembatan Cijemit terse
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Kuningan membuat material besi pembangunan jembatan Cijemit terseret arus sungai.
0 Komentar

“Untuk abutment selatan sudah selesai dan dalam kondisi baik. Sementara abutment utara saat ini masih dalam tahap pengecoran selimut beton sekitar 50 persen. Untuk TPT sayap utara hilir juga sudah mencapai 80 persen dan kondisinya baik,” ujarnya, Minggu (29/3).

Ia menambahkan, sebelumnya terdapat empat unit besi gelagar yang sudah ditempatkan di atas pilar tengah jembatan. Dalam desain konstruksi, material tersebut rencananya akan dibongkar kembali pada tahap selanjutnya.

Namun, derasnya arus Sungai Cipedak yang meluap secara tiba-tiba mengakibatkan pilar tengah jembatan hanyut. Tiga dari empat besi gelagar jenis WF yang telah terpasang pun ikut terseret arus.

Baca Juga:Minggu Ini Persib Bakal Tandang ke Semen Padang, Jupe: Harus Fokus di Semua GameSatu Pasien Masih Dirawat, Enam Korban Laka Cingambul Dipulangkan dari di RSUD Cideres

“Banjir kemarin memang di luar dugaan. Bahkan pilar tengah jembatan sampai hanyut dan tiga besi gelagar ikut terbawa arus,”jelasnya.

Menariknya, jembatan bambu yang digunakan sebagai akses penyeberangan sementara oleh warga selama hampir dua bulan terakhir sebelumnya tidak pernah terdampak banjir, meskipun wilayah tersebut kerap diguyur hujan deras. Namun, kondisi berbeda terjadi saat luapan Sungai Cipedak kali ini.

BPBD mencatat ketinggian air saat banjir mencapai sekitar 7 hingga 8 meter secara vertikal di area jembatan, sehingga menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada struktur yang sedang dibangun.

Saat ini, material besi gelagar yang terseret masih berada di sekitar lokasi jembatan. Pemerintah daerah bersama tim terkait berencana mulai melakukan proses evakuasi dalam waktu dekat.

“Besi gelagar yang terbawa arus masih berada di sekitar jembatan. Hari ini akan mulai kita proses evakuasinya,” pungkasnya. (ags)

0 Komentar