BBM Tak Naik tapi Dibatasi, Isu Kenaikan Sempat Bikin SPBU di Kota Cirebon Ramai

BBM Tak Naik tapi Dibatasi
ANTRE BELI BBM: Antrean kendaraan di SPBU 34.451.57 Jalan dr Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Selasa (31/3/2026). Foto: Ade Gustiana/Radar Cirebon
0 Komentar

Di sisi lain, petugas SPBU terlihat melayani pengisian BBM secara bergantian. Gerakan petugas terlihat cepat, mencoba menjaga alur kendaraan tetap lancar. Namun volume kendaraan yang datang membuat antrean tetap terbentuk. Beberapa mobil pribadi tampak mengantre cukup panjang hingga memakan tepi jalan utama. Sementara kendaraan roda dua mengisi seluruh jalur pengisian.

Suasana siang itu cukup terik. Namun pengendara tetap menunggu giliran. Sebagian terlihat mematikan mesin kendaraan untuk menghemat bahan bakar selama antre. Tak hanya di SPBU Brigjen Dharsono. Kondisi serupa juga terlihat di SPBU 34.451.57 Jalan dr Cipto Mangunkusumo.

Di lokasi ini, antrean kendaraan juga terlihat di sejumlah dispenser. Sepeda motor mengular di jalur pengisian BBM subsidi. Sementara mobil pribadi terlihat mengantre di dispenser BBM non-subsidi. Petugas SPBU tampak mengatur alur kendaraan agar tidak saling bersinggungan. Pengendara diarahkan menuju jalur yang kosong untuk mempercepat proses pengisian. Aktivitas pengisian berlangsung tanpa henti. Setiap kendaraan yang selesai mengisi segera keluar dari area SPBU, digantikan kendaraan lain yang sudah menunggu di belakang.

Baca Juga:Tolak Renovasi, Kuasa Hukum Nashrudin Azis Tegaskan Gedung Setda adalah Barang BuktiAngka Pernikahan di Cirebon pada Momentum Syawal Kota Cirebon Naik, Kabupaten Justru Turun

Sejumlah pengendara mengaku sengaja mengisi bahan bakar lebih awal karena khawatir harga BBM akan naik pada awal April. Salah satunya Arif (34), warga Kesambi yang mengisi BBM di SPBU Jalan dr Cipto. Ia mengaku mendengar kabar kenaikan BBM dari media sosial. Menurutnya, banyak informasi yang beredar menyebut harga BBM non-subsidi akan naik pada 1 April. “Di media sosial ramai disebutkan besok BBM non-subsidi naik. Jadi saya isi sekarang saja,” ujarnya kepada Radar Cirebon, kemarin.

Arif mengaku tidak ingin mengambil risiko jika harga benar-benar berubah pada hari berikutnya. Ia memilih mengisi tangki kendaraan hingga penuh.

Hal serupa disampaikan Nurus (29). Ia sengaja mengisi BBM lebih awal karena khawatir antrean semakin panjang. Menurutnya, antrean di SPBU siang itu memang terlihat lebih padat dibanding hari biasa. Biasanya, pengisian BBM di siang hari relatif lancar. Namun sejak pagi, kendaraan yang datang terlihat lebih banyak.

Pengendara lain, Rahmat (38), warga Harjamukti, juga datang ke SPBU karena mendengar isu serupa. Ia mengetahui kabar kenaikan BBM dari pesan berantai di aplikasi percakapan. “Saya dapat informasi katanya harga BBM naik mulai 1 April. Jadi sekalian isi penuh,” ujarnya.

0 Komentar