Duh! Begini Kondisi Jalan Rusak dan Tergenang di Kutagara Cirebon

Jalan Rusak
JALAN RUSAK: Seksi Pemerintahan Kecamatan Pekalipan, Fie Hasby Maulana, meninjau kondisi jalan rusak di perempatan Jalan Kutagara, Kelurahan Jagasatru, Kota Cirebon. FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Kondisi infrastruktur di Kota Cirebon dinilai masih perlu perhatian serius. Salah satunya terlihat di perempatan Jalan Kutagara, Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan, yang mengalami kerusakan selama lebih dari enam bulan.

Kerusakan jalan di lokasi tersebut diperparah oleh sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Posisi jalan yang lebih rendah serta adanya kebocoran saluran membuat air terus mengalir ke badan jalan dan menimbulkan genangan, bahkan saat tidak turun hujan.

Akibatnya, kondisi jalan semakin rusak dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Genangan air yang terus muncul bahkan sempat diduga berasal dari kebocoran pipa PDAM. Namun, setelah diperiksa, sumber air diketahui berasal dari drainase yang tidak mengalir dengan baik.

Baca Juga:Konsolidasi di Bulan Syawal, Kapolresta Cirebon: Operasi ini Operasi KemanusiaanEks Galian C di Cikalahang Jadi Wisata Alam, Ceruk Nirwana Cirebon Penuh saat Libur Lebaran

“Awalnya dikira pipa PDAM bocor karena airnya terus menggenang. Ternyata dari drainase yang tidak mengalir dan posisi jalan tidak rata. Kondisi ini sudah sekitar enam bulan,” ujar Andri (44), warga setempat.

Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan, terutama pada sistem drainase agar air tidak lagi menggenang di perempatan jalan.

Sementara itu, Seksi Pemerintahan Kecamatan Pekalipan, Fie Hasby Maulana, mengakui kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan, terutama di bagian tikungan yang semakin parah akibat musim hujan.

Ia mengatakan, pihak kecamatan telah menerima laporan masyarakat dan akan menyampaikannya secara resmi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon untuk segera ditindaklanjuti.

“Jika dibiarkan, kerusakan akan semakin melebar dan dalam serta berpotensi membahayakan pengendara. Kami sudah berkoordinasi dengan kelurahan untuk menyampaikan hal ini ke DPUTR agar menjadi prioritas perbaikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, meski penerangan jalan di lokasi cukup memadai pada malam hari, kondisi jalan yang rusak dan tergenang tetap menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan.

“Kami berharap perbaikan dapat dilakukan tahun ini,” tandasnya. (cep)

0 Komentar