Selain itu, analisis Word Cloud kami menemukan bahwa wacana kebijakan alternatif seperti Work From Home (WFH) mulai muncul secara organik dalam percakapan netizen sebagai salah satu opsi mitigasi jika tekanan energi terus berlanjut.
Deep Intelligence Research merekomendasikan perlunya komunikasi yang lebih empatik, menunjukan adanya kepekaan dan berbasis data untuk meredam spekulasi di ruang digital agar menciptakan diskursus publik yang sehat.
Publik berharap situasi yang menuju ke arah krisis energi ini bisa segera selesai dan ada solusi konkrit sehingga tidak terus berkepanjangan. “Emosi Anticipation dalam media sosial yang terlalu tinggi seringkali menjadi pemicu panic buying dan berubah menjadi kemarahan dalam waktu yang sangat cepat jika tidak dilakukan antisipasi,” tutup Neni.
