Dia berharap ke depan pengangkutan dapat dilakukan secara rutin, minimal setiap hari, mengingat volume sampah di lokasi tersebut cukup tinggi karena berasal dari berbagai sumber, salah satunya dari Kecamatan Beber. Termasuk rumah makannya.
“Ke depan harus ada pengangkutan rutin karena sampah di sini cepat sekali menumpuk,” ungkapnya.
Selain itu, pihak desa berencana melakukan penataan area TPS, salah satunya dengan memasang pagar di lahan kosong di sekitar lokasi untuk mencegah pembuangan sampah sembarangan.
Baca Juga:Geger Meteor di Lampung, Kilatan Cahaya Ternyata Sampah AntariksaMomen Langka! Astronaut Artemis II Selfie dengan Bumi Pakai Kamera Depan iPhone 17 Pro Max
“Rencananya kami akan menutup area kosong di sekitar TPS agar masyarakat membuang sampah di titik yang sudah disediakan,” pungkasnya.
