Saat Fadli Zon Mengunjungi Gedung Kesenian Nyi Mas Rara Santang Cirebon

Gedung Kesenian Nyi Mas Rara Santang
JANJI BANTU REVITALISASI: Saat kunjungan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, ke Kota Cirebon, Walikota Cirebon, Effendi Edo, mengajak meninjau langsung Gedung Kesenian Nyi Mas Rara Santang. FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Kondisi Gedung Kesenian Nyi Mas Rara Santang, Kota Cirebon, dinilai memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan membutuhkan perbaikan dan pemeliharaan dengan biaya yang tidak sedikit.

Pemerintah Kota Cirebon mengakui belum dapat melakukan perbaikan besar pada tahun ini karena keterbatasan anggaran. Meski demikian, upaya perbaikan tetap dilakukan dengan mendorong dukungan dari pemerintah pusat.

Usai mengunjungi Keraton Kasepuhan, Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon melanjutkan agenda dengan meninjau Gedung Kesenian Nyi Mas Rara Santang yang berada di kawasan Stadion Bima.

Baca Juga:Perusahaan Pintu Baja Fortress Buka Cabang di CirebonVolume Pengiriman Barang JNE Cirebon Melonjak di Bulan Maret, Produk Fashion Dominan

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyatakan Gedung Kesenian Nyi Mas Rara Santang memiliki nilai historis sebagai ruang ekspresi seni. Gedung tersebut telah menjadi saksi berbagai pertunjukan, baik seni tradisional maupun kontemporer.

“Gedung ini merupakan ruang penting dalam perjalanan seni dan budaya. Ke depan, kami ingin menjadikannya sebagai enklave budaya sekaligus platform bagi seniman dan budayawan, khususnya di Cirebon dan sekitarnya,” ujarnya.

Namun, ia mengakui kondisi fisik bangunan saat ini mengalami kerusakan dan memerlukan perhatian serius. Revitalisasi dinilai menjadi langkah penting agar gedung kembali layak dan nyaman digunakan.

Menurut Fadli Zon, struktur utama bangunan masih cukup baik sehingga pembenahan dapat difokuskan pada interior, eksterior, fasad, serta penataan lingkungan sekitar.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta dalam proses revitalisasi.

“Kami akan mencari solusi bersama, termasuk melibatkan pihak swasta agar pengelolaan gedung ini berkelanjutan,” katanya.

Rencana Pemkot Cirebon untuk mengembangkan kawasan tersebut menjadi taman budaya juga mendapat respons positif. Pemerintah pusat berpeluang memberikan dukungan, termasuk melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik untuk kegiatan seni dan budaya.

Baca Juga:Desak DK PBB Rapat DaruratEpson Dorong Efisiensi dan Produktivitas Kantor

Meski demikian, ia menegaskan prioritas utama saat ini adalah pembenahan fisik gedung agar lebih representatif.

“Setelah revitalisasi, aspek pemeliharaan juga harus diperhatikan agar fungsi gedung tetap optimal dalam jangka panjang,” tegasnya.

Revitalisasi Gedung Kesenian Nyi Mas Rara Santang diharapkan mampu menghidupkan kembali ekosistem seni di Kota Cirebon serta menjadi ruang kreatif yang inklusif bagi para pelaku budaya.

0 Komentar